Jumat, 13 Juli 2012 - 11:15:11 WIB
Bagaimana Cara Menjadi Mentor Yang Baik?
Diposting oleh : septian - Dibaca: 630 kali
Sadarkah Anda bahwa sebagian besar rapat bisnis itu ternyata terlalu panjang dari yang seharusnya? Padahal dalam sehari kita harus menangani lebih banyak urusan. Perlu disadarai bahwa ini adalah inefisiensi waktu yang sangat besar jika diakumulasi dari waktu ke waktu. Produktivitas kita akan lebih tinggi jika mampu memadatkan agenda rapat yang bertele-tele menjadi beberapa menit yang lebih bernas dan bermakna.
Dalam rapat tradisional yang sering kita ikuti, orang lain selalu mengawali dengan presentasi di depan peserta rapat dengan memberikan beberapa opsi dan membuat Anda memutuskan opsi mana yang disukai. Dalam pendekatan mentoring 5 menit, pihak yang dibimbing meminta dukungan Anda untuk keputusan mereka atau meminta pandangan Anda mengenai pertimbangan bagi mereka untuk jangka panjang. Pendekatan mana yang Anda pikir lebih efektif bagi mereka dan paling baik bagi perusahaan dalam jangka panjang?
Batasan waktu lebih berhubungan dengan penentuan ekspektasi bahwa rapat bukan untuk memecahkan masalah tetapi memberikan pelatihan mengenai parameter dan pendekatan. Jika Anda secara alami adalah seorang penemu solusi, ini mengharuskan Anda untuk mengubah pola pikir dari memberikan “jawaban” menjadi memberikan bantuan pada orang lain agar bisa memahami proses yang ada dan menemukan solusi yang lebih baik.
Untuk menjadi mentor yang sukses, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Selalu siap sedia
Jika Anda terlalu sibuk sepanjang waktu, atau terjebak dalam rutinitas, tidak ada hubungan mentoring yang bisa berjalan dengan baik. Perlu sekali agar pihak yang dibimbing mengetahui bahwa hubungan ini berarti penting bagi Anda dan Anda akan meluangkan sedikit waktu pada saat yang diperlukan.
2. Menyesuaikan dengan gaya belajar tiap individu
Mulailah dengan mendengar secara sungguh-sunguh. Sejumlah orang belajar dengan efektif justru saat mereka mendengarkan cerita lucu dan yang lain memerlukan penunjuk konkret dan instruksi detil. Hormatilah keinginan setiap individu yang Anda bimbing untuk menumbuhkan dan menghargai gaya belajar mereka yang unik. Ingatlah bahwa mendengarkan selama 5 menit tidak sama dengan memberikan bimbingan selama 5 menit.
3. Hormatilah kerahasiaan diskusi
Mentor harus tetap terjaga kerahasiaannya sehingga kedua belah pihak bisa berbicara dengan leluasa tanpa gangguan. Pihak yang dibimbing tidak boleh merasa takut untuk membuat kesalahan dan tidak perlu khawatir jika memang tidak mengetahui suatu hal.
4. Berikan umpan balik yang membangun dan jujur
Serangan terhadap pribadi seseorang dan komentar negatif yang emosional kurang pantas untuk dilakukan karena orang sesungguhnya membutuhkan umpan balik yang nyata dan berguna agar bisa belajar dengan efektif. Tentukan konteks dengan menegaskan tujuan dan ekspektasi Anda secara berkala. Kritiklah pekerjaan, bukan orang atau individu yang bersangkutan.
5. Berikan tanggung jawab pada pihak yang dibimbing
Berikan dorongan bagi pihak yang dibimbing untuk bisa menghasilkan solusi mereka sendiri dan jelaskan bahwa mereka harus bertanggung jawab sepenuhnya untuk pilihan yang mereka buat. Kita semua belajar dengan efektif dari kesalahan yang pernah kita buat sehingga Anda harus membiarkan mereka untuk kadang-kadang gagal.
Sadarkah Anda bahwa sebagian besar rapat bisnis itu ternyata terlalu panjang dari yang seharusnya? Padahal dalam sehari kita harus menangani lebih banyak urusan. Perlu disadarai bahwa ini adalah inefisiensi waktu yang sangat besar jika diakumulasi dari waktu ke waktu. Produktivitas kita akan lebih tinggi jika mampu memadatkan agenda rapat yang bertele-tele menjadi beberapa menit yang lebih bernas dan bermakna.
Dalam rapat tradisional yang sering kita ikuti, orang lain selalu mengawali dengan presentasi di depan peserta rapat dengan memberikan beberapa opsi dan membuat Anda memutuskan opsi mana yang disukai. Dalam pendekatan mentoring 5 menit, pihak yang dibimbing meminta dukungan Anda untuk keputusan mereka atau meminta pandangan Anda mengenai pertimbangan bagi mereka untuk jangka panjang. Pendekatan mana yang Anda pikir lebih efektif bagi mereka dan paling baik bagi perusahaan dalam jangka panjang?
Batasan waktu lebih berhubungan dengan penentuan ekspektasi bahwa rapat bukan untuk memecahkan masalah tetapi memberikan pelatihan mengenai parameter dan pendekatan. Jika Anda secara alami adalah seorang penemu solusi, ini mengharuskan Anda untuk mengubah pola pikir dari memberikan “jawaban” menjadi memberikan bantuan pada orang lain agar bisa memahami proses yang ada dan menemukan solusi yang lebih baik.
Untuk menjadi mentor yang sukses, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Selalu siap sedia
Jika Anda terlalu sibuk sepanjang waktu, atau terjebak dalam rutinitas, tidak ada hubungan mentoring yang bisa berjalan dengan baik. Perlu sekali agar pihak yang dibimbing mengetahui bahwa hubungan ini berarti penting bagi Anda dan Anda akan meluangkan sedikit waktu pada saat yang diperlukan.
2. Menyesuaikan dengan gaya belajar tiap individu
Mulailah dengan mendengar secara sungguh-sunguh. Sejumlah orang belajar dengan efektif justru saat mereka mendengarkan cerita lucu dan yang lain memerlukan penunjuk konkret dan instruksi detil. Hormatilah keinginan setiap individu yang Anda bimbing untuk menumbuhkan dan menghargai gaya belajar mereka yang unik. Ingatlah bahwa mendengarkan selama 5 menit tidak sama dengan memberikan bimbingan selama 5 menit.
3. Hormatilah kerahasiaan diskusi
Mentor harus tetap terjaga kerahasiaannya sehingga kedua belah pihak bisa berbicara dengan leluasa tanpa gangguan. Pihak yang dibimbing tidak boleh merasa takut untuk membuat kesalahan dan tidak perlu khawatir jika memang tidak mengetahui suatu hal.
4. Berikan umpan balik yang membangun dan jujur
Serangan terhadap pribadi seseorang dan komentar negatif yang emosional kurang pantas untuk dilakukan karena orang sesungguhnya membutuhkan umpan balik yang nyata dan berguna agar bisa belajar dengan efektif. Tentukan konteks dengan menegaskan tujuan dan ekspektasi Anda secara berkala. Kritiklah pekerjaan, bukan orang atau individu yang bersangkutan.
5. Berikan tanggung jawab pada pihak yang dibimbing
Berikan dorongan bagi pihak yang dibimbing untuk bisa menghasilkan solusi mereka sendiri dan jelaskan bahwa mereka harus bertanggung jawab sepenuhnya untuk pilihan yang mereka buat. Kita semua belajar dengan efektif dari kesalahan yang pernah kita buat sehingga Anda harus membiarkan mereka untuk kadang-kadang gagal.
Diposting oleh : septian - Dibaca: 630 kali
Sadarkah Anda bahwa sebagian besar rapat bisnis itu ternyata terlalu panjang dari yang seharusnya? Padahal dalam sehari kita harus menangani lebih banyak urusan. Perlu disadarai bahwa ini adalah inefisiensi waktu yang sangat besar jika diakumulasi dari waktu ke waktu. Produktivitas kita akan lebih tinggi jika mampu memadatkan agenda rapat yang bertele-tele menjadi beberapa menit yang lebih bernas dan bermakna.
Dalam rapat tradisional yang sering kita ikuti, orang lain selalu mengawali dengan presentasi di depan peserta rapat dengan memberikan beberapa opsi dan membuat Anda memutuskan opsi mana yang disukai. Dalam pendekatan mentoring 5 menit, pihak yang dibimbing meminta dukungan Anda untuk keputusan mereka atau meminta pandangan Anda mengenai pertimbangan bagi mereka untuk jangka panjang. Pendekatan mana yang Anda pikir lebih efektif bagi mereka dan paling baik bagi perusahaan dalam jangka panjang?
Batasan waktu lebih berhubungan dengan penentuan ekspektasi bahwa rapat bukan untuk memecahkan masalah tetapi memberikan pelatihan mengenai parameter dan pendekatan. Jika Anda secara alami adalah seorang penemu solusi, ini mengharuskan Anda untuk mengubah pola pikir dari memberikan “jawaban” menjadi memberikan bantuan pada orang lain agar bisa memahami proses yang ada dan menemukan solusi yang lebih baik.
Untuk menjadi mentor yang sukses, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Selalu siap sedia
Jika Anda terlalu sibuk sepanjang waktu, atau terjebak dalam rutinitas, tidak ada hubungan mentoring yang bisa berjalan dengan baik. Perlu sekali agar pihak yang dibimbing mengetahui bahwa hubungan ini berarti penting bagi Anda dan Anda akan meluangkan sedikit waktu pada saat yang diperlukan.
2. Menyesuaikan dengan gaya belajar tiap individu
Mulailah dengan mendengar secara sungguh-sunguh. Sejumlah orang belajar dengan efektif justru saat mereka mendengarkan cerita lucu dan yang lain memerlukan penunjuk konkret dan instruksi detil. Hormatilah keinginan setiap individu yang Anda bimbing untuk menumbuhkan dan menghargai gaya belajar mereka yang unik. Ingatlah bahwa mendengarkan selama 5 menit tidak sama dengan memberikan bimbingan selama 5 menit.
3. Hormatilah kerahasiaan diskusi
Mentor harus tetap terjaga kerahasiaannya sehingga kedua belah pihak bisa berbicara dengan leluasa tanpa gangguan. Pihak yang dibimbing tidak boleh merasa takut untuk membuat kesalahan dan tidak perlu khawatir jika memang tidak mengetahui suatu hal.
4. Berikan umpan balik yang membangun dan jujur
Serangan terhadap pribadi seseorang dan komentar negatif yang emosional kurang pantas untuk dilakukan karena orang sesungguhnya membutuhkan umpan balik yang nyata dan berguna agar bisa belajar dengan efektif. Tentukan konteks dengan menegaskan tujuan dan ekspektasi Anda secara berkala. Kritiklah pekerjaan, bukan orang atau individu yang bersangkutan.
5. Berikan tanggung jawab pada pihak yang dibimbing
Berikan dorongan bagi pihak yang dibimbing untuk bisa menghasilkan solusi mereka sendiri dan jelaskan bahwa mereka harus bertanggung jawab sepenuhnya untuk pilihan yang mereka buat. Kita semua belajar dengan efektif dari kesalahan yang pernah kita buat sehingga Anda harus membiarkan mereka untuk kadang-kadang gagal.
Sadarkah Anda bahwa sebagian besar rapat bisnis itu ternyata terlalu panjang dari yang seharusnya? Padahal dalam sehari kita harus menangani lebih banyak urusan. Perlu disadarai bahwa ini adalah inefisiensi waktu yang sangat besar jika diakumulasi dari waktu ke waktu. Produktivitas kita akan lebih tinggi jika mampu memadatkan agenda rapat yang bertele-tele menjadi beberapa menit yang lebih bernas dan bermakna.
Dalam rapat tradisional yang sering kita ikuti, orang lain selalu mengawali dengan presentasi di depan peserta rapat dengan memberikan beberapa opsi dan membuat Anda memutuskan opsi mana yang disukai. Dalam pendekatan mentoring 5 menit, pihak yang dibimbing meminta dukungan Anda untuk keputusan mereka atau meminta pandangan Anda mengenai pertimbangan bagi mereka untuk jangka panjang. Pendekatan mana yang Anda pikir lebih efektif bagi mereka dan paling baik bagi perusahaan dalam jangka panjang?
Batasan waktu lebih berhubungan dengan penentuan ekspektasi bahwa rapat bukan untuk memecahkan masalah tetapi memberikan pelatihan mengenai parameter dan pendekatan. Jika Anda secara alami adalah seorang penemu solusi, ini mengharuskan Anda untuk mengubah pola pikir dari memberikan “jawaban” menjadi memberikan bantuan pada orang lain agar bisa memahami proses yang ada dan menemukan solusi yang lebih baik.
Untuk menjadi mentor yang sukses, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Selalu siap sedia
Jika Anda terlalu sibuk sepanjang waktu, atau terjebak dalam rutinitas, tidak ada hubungan mentoring yang bisa berjalan dengan baik. Perlu sekali agar pihak yang dibimbing mengetahui bahwa hubungan ini berarti penting bagi Anda dan Anda akan meluangkan sedikit waktu pada saat yang diperlukan.
2. Menyesuaikan dengan gaya belajar tiap individu
Mulailah dengan mendengar secara sungguh-sunguh. Sejumlah orang belajar dengan efektif justru saat mereka mendengarkan cerita lucu dan yang lain memerlukan penunjuk konkret dan instruksi detil. Hormatilah keinginan setiap individu yang Anda bimbing untuk menumbuhkan dan menghargai gaya belajar mereka yang unik. Ingatlah bahwa mendengarkan selama 5 menit tidak sama dengan memberikan bimbingan selama 5 menit.
3. Hormatilah kerahasiaan diskusi
Mentor harus tetap terjaga kerahasiaannya sehingga kedua belah pihak bisa berbicara dengan leluasa tanpa gangguan. Pihak yang dibimbing tidak boleh merasa takut untuk membuat kesalahan dan tidak perlu khawatir jika memang tidak mengetahui suatu hal.
4. Berikan umpan balik yang membangun dan jujur
Serangan terhadap pribadi seseorang dan komentar negatif yang emosional kurang pantas untuk dilakukan karena orang sesungguhnya membutuhkan umpan balik yang nyata dan berguna agar bisa belajar dengan efektif. Tentukan konteks dengan menegaskan tujuan dan ekspektasi Anda secara berkala. Kritiklah pekerjaan, bukan orang atau individu yang bersangkutan.
5. Berikan tanggung jawab pada pihak yang dibimbing
Berikan dorongan bagi pihak yang dibimbing untuk bisa menghasilkan solusi mereka sendiri dan jelaskan bahwa mereka harus bertanggung jawab sepenuhnya untuk pilihan yang mereka buat. Kita semua belajar dengan efektif dari kesalahan yang pernah kita buat sehingga Anda harus membiarkan mereka untuk kadang-kadang gagal.
'Bagaimana Cara Menjadi Mentor Yang Baik?':
Artikel Bisnis Lainnya
- 3 Model Bisnis di Dunia MayaBanyak cara meraup untung dari dunia maya. Jika jeli, ada beragam model bisnis online yang sudah jalan dan sebagian bisa ditiru dengan sedikit perubahan, atau sekadar menjiplak. Meski semuanya menjanjikan keuntungan, belum tentu realisasinya semudah itu. Setiap model bisnis punya cara penanganan ... Artikel Bisnis
- Naikkan Popularitas Usaha Lewat RedditApakah Reddit merupakan situs paling terkuat di Internet? Mungkin itu pertanyaan yang tak perlu dijawab karena jawabannya sudah sangat jelas. Reddit hanya menduduki peringkat 121 di Alexa. Namun dalam aspek kekuatan, bukan traffic, Reddit tidak bisa diremehkan. Banyak konten yang terpublikasi ... Artikel Bisnis
- Poin Penting Dalam Pengembangan SDM'Sebuah perusahaan pada tingkat awal haruslah memiliki visi yang nyata, teknologi atau jasa yang yang terdefinisi dengan baik. Rencana bisnis dan struktur keuangan yang baik dan tertata serta tim pendiri yang gigih juga merupakan sebuah keharusan. Akan tetapi ada satu lagi yang harus diperhatikan ... Artikel Bisnis
- Freelancer, Langkah Awal Menjadi Entrepreneur Entrepreneurship. Menarik, mengundang keingintahuan dan berisiko. Berhenti dari pekerjaan lama Anda yang nyaman untuk memulai bisnis sendiri mungkin adalah pilihan yang terdengar gila. Apalagi Anda memiliki tanggungan keluarga atau gaya hidup yang harus dibiayai. Masalahnya, ... Artikel Bisnis
- Cara Sederhana Belajar Entrepreneurship Ingin terjun dalam dunia entrepreneurship tetapi bingung? Mungkin paparan berikut merupakan jawaban ringkas yang Anda butuhkan. Tetapi patut diingat bahwa ini bukan jalan pintas, bukan juga solusi praktis yang 100% akan berhasil menjadikan Anda seorang ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
