Bahaya Terlalu Optimis

Bahaya Terlalu Optimis

Senin, 23 Juli 2012 - 09:34:31 WIB
artikel-bisnis Bahaya Terlalu Optimis
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 390 kali



Meskipun dalam masa sulit, entrepreneur memiliki optimisme yang meluap-luap. Namun terlalu banyak optimisme bisa membutakan kita terhadap kendala yang menghadang di depan.

Pertimbangkan temuan sebuah survei terbaru berikut ini. Sebanyak 5000 CEO yang ditanyai oleh majalah Inc. Delapan puluh lima persen responden ini menggambarkan perusahaan mereka sebagai perusahaan yang “kuat” atau “sangat kuat”. Hanya 25% responden yang mengatakan ekonomi AS masih bisa dikatakan “kokoh”. Bahkan keadaan ekonomi yang terburuk dalam 80 tahun terakhir ini dianggap tak akan bisa mengalahkan para pemilk bisnis tersebut.

Bila Anda kebetulan adalah seorang entrepreneur terutama entrepreneur pemula, akan lebih bijak bagi Anda untuk tetap mengendalikan rasa optimis dalam benak Anda. Ini bukan berarti bahwa Anda harus berhenti bersikap optimis sama sekali.

Optimisme adalah sikap yang baik. Anda tak akan bisa membangun bisnis tanpanya. Namun kecuali jika diimbangi dengan pemahaman atas kenyataan yang ada, optimisme bisa membutakan Anda dan membuat Anda mengambil risiko yang tak terukur. Dalam fase awal sebuah usaha rintisan, optimisme yang berlebihan biasnaya berwujud sebagai proyeksi penjualan yang terlalu bombastis, yang akhirnya menimbulkan estimasi yang kurang tepat mengenai berapa jumlah modal yang diperlukan oleh usaha yang bersangkutan, dan ini bisa menggiring usaha menuju kebangkrutan karena kehabisan uang kas.

Proyeksi penjualan yang terlalu optimis juga bisa menimbulkan masalah selama fase ekspansi sebuah bisnis, tetapi bahaya yang lebih besar yang ada ialah bahwa Anda tak perlu memperhitungkan semua hal yang bisa jadi salah dengan rencana pertumbuhan Anda.

Entrepreneur perlu menimbang segala pro dan kontra sebelum membuat sebuah keputusan. Untuk mencegah hal ini terjadi pada usaha rintisan Anda, terapkan dua aturan berikut: lindungilah bisnis Anda dan jangan pernah mengambil keputusan berdampak besar tanpa keadaan pikiran yang jernih.

Aturan pertama, jika anda memiliki sebuah bisnis yang viable, lindungi usaha Anda itu. Jangan lakukan apapun yang akan membahayakannya. Yang terpenting, hindari peluang apapun yang bisa membawa bisnis Anda menuju kebangkrutan jika tidak bisa terlaksana sesuai rencana.

Aturan kedua, selalu gunakan pikiran jernih untuk membuat sebuah keputusan jernih. Untuk bisa memperoleh kejernihan dalam berpikir, kita bisa gunakan berbagai cara. Sebagian orang bisa berpikir jernih setelah mandi, sebagian lainnya bisa berpikir jernih dalam keheningan, sebagian lain bisa berpikir lebih baik saat tidak berada di kantor. Jangan terburu-buru membuat keputusan. ‘Tundalah’ pemberian keputusan untuk memikirkan masak-masak hingga setidaknya 1-2 hari.

Dengan menggunakan kedua aturan ini, peluang untuk membuat kesalahan memang tak akan 100% hilang tetapi setidaknya akan mengurangi peluang untuk membuat kesalahan besar yang membahayakan keberlangsungan usaha baru Anda.(*AP)

 
Sumber gambar:
thisisnotpsychology.com

'Bahaya Terlalu Optimis':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Cara Sederhana Belajar Entrepreneurship   Ingin terjun dalam dunia entrepreneurship tetapi bingung? Mungkin paparan berikut merupakan jawaban ringkas yang Anda butuhkan.  Tetapi patut diingat bahwa ini bukan jalan pintas, bukan juga solusi praktis yang 100% akan berhasil menjadikan Anda seorang ... Artikel Bisnis

  • Lima Langkah Memulai Bisnis dari Nol Membangun usaha adalah keinginan banyak orang. Selain menghasilkan uang, dengan usaha, dapat memberi lapangan pekerjaan bagi orang lain. Sayangnya banyak orang yang kesulitan untuk memulai usaha. Lalu bagaimana cara memulai usaha baru dari nol? Sejumlah entrepreneur yang memiliki nama ... Artikel Bisnis

  • Langkah-langkah Investasi Saham Bagi Pemula Mayoritas orang superkaya di dunia atau di Indonesia meraih gain (keuntungan) dari investasinya di portofolio saham. Sehingga tak heran, investasi saham bagi sebagian orang sudah wajib hukumnya. Alasannya sederhana, imbal hasil yang diberikan jauh melebihi produk investasi di instrumen ... Artikel Bisnis

  • Cara Kreatif Perkenalkan Situs Bisnis Tanpa Jejaring Sosial Setelah Anda memiliki sebuah situs bisnis yang siap untuk dikunjungi calon pelanggan, membuat publik mengetahui keberadaan situs tersebut dan bisnis Anda sangat penting sekali. Sementara itu banyak yang mengira bahwa cara yang paling efektif hanyalah dengan jejaring sosial (social ... Artikel Bisnis

  • Jadikan Rumah Instrumen Investasi Anda rumah adalah salah instrumen investasi yang cocok bagi investor pemula. Agar hasil investasi Anda menguntungkan, banyak aspek yang harus Anda pertimbangkan. Anda harus membuat pilihan yang tepat pada rumah yang hendak dijadikan investasi. Jika salah-salah memilih, hasil invesasti Anda tidak ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online



Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top