Selasa, 03 Juli 2012 - 14:42:09 WIB
Bisnis Waktu Liburan
Diposting oleh : septian - Dibaca: 480 kali
Akhir tahun sering dianggap sebagai musimnya berlibur. Atmosfer liburan dan bersantai bisa ditemui di berbagai tempat. Berkumpul bersama keluarga di rumah, pesta tahun baru dan irama kerja yang makin melambat menandai datangnya musim liburan akhir tahun. Namun bagaimana jika Anda seorang entrepreneur? Dan apakah yang akan Anda lakukan jika klien-klien Anda tidak begitu saja berhenti sepanjang musim liburan ini?
Sebagian besar entrepreneur mengalaminya sendiri. Perusahaan mereka mungkin adalah sebuah bisnis online yang beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tetapi memiliki bentuk nyata berupa tenaga kerja yang bekerja sesuai jam kerja dan mereka ini memerlukan istirahat sehingga tak bisa selalu mendukung versi online.
Kita juga berpeluang mengalami hal yang sama. Di satu sisi, kita memiliki situs bisnis yang dikunjungi pengguna Internet yang tak kenal waktu dan tempat tetapi di sisi lain sistem pendukung yang berupa sumber daya manusia sedang menikmati liburan. Dan sebagai konsekuensi dari semakin globalnya sifat bisnis dari hari ke hari, sering kita harus menangani konsumen atau klien dari berbagai belahan dunia, latar belakang budaya, dan sebagainya. Selalu ada kemungkinan saat kita sedang menikmati liburan, klien atau pelanggan yang sedang tidak berlibur ini akan menghubungi kita. Lalu bagaimana kita harus sikapi ini sebagai seorang entrepreneur?
Bagi Anda yang juga berada di posisi yang serupa, berikut adalah beberapa kiat mengenai bagaimana mencapai keseimbangan antara bisnis dan liburan di musim liburan seperti sekarang ini:
Atur “vacation response’ di akun email Anda
Fitur ini bisa dijumpai di mayoritas penyedia jasa email. Sangat sederhana pengaturannya karena fungsinya hanya membalas email dengan sebuah kalimat tertentu yang bisa dirangkai sendiri tetapi amat berguna bagi banyak entrepreneur. Meski mudah, tak banyak entrepreneur yang mau menyisihkan sedikit waktu untuk mengaktifkan fitur satu ini di email bisnis mereka. Sebagian besar berpikir bahwa itu tidak perlu karena mereka toh masih bisa mengakses kotak masuk email kapan saja dengan perangkat ponsel cerdas. Namun bukan berarti Anda akan memiliki waktu merespon satu persatu email yang masuk saat liburan. Dengan begitu, Anda bisa lebih santai tanpa membuat klien atau pelanggan merasa terabaikan. Dan pilihan ada di tangan Anda, membalasnya setelah liburan usai (jika tidak terlalu mendesak) atau membalasnya segera (jika amat mendesak).
Delegasikan tanggung jawab selama liburan
Jika Anda cukup beruntung memiliki tim yang bisa diandalkan , pastikan Anda memmberikan kewenangan pada seseorang selama Anda pergi berlibur. Orang ini akan mengetahui bagaimana cara menghubungi Anda sewaktu-waktu jika suatu kondisi mendesak terjadi dan Anda tidak harus selalu memantau apa yang sedang terjadi pada bisnis Anda sepanjang liburan.
Penentuan waktu kontrak
Jika Anda bisa dan keadaan memungkinkan, hindarilah memiliki kontrak dengan klien yang akan kadaluarsa di sekitar musim liburan (sekitar akhir Desember atau awal Januari). Karena ini berarti Anda harus terus berkomunikasi dengan klien secara intens sepanjang liburan. Tentunya Anda tidak mau ini terjadi bukan?
Kerjakan lebih awal
Bagi Anda lebih suka bersusah-susah dahulu bersenang senang kemudian, cobalah untuk menyelesaikan beban kerja di waktu-waktu sebelum liburan tiba. Ini bisa berarti Anda harus lembur dalam beberapa hari atau minggu sehingga bisa berlibur dengan tenang nantinya. Jika bisnis Anda berhubungan dengan konten online atau semacamnya yang harus terus diperbaharui tiap hari, mengerjakan konten beberapa hari sebelumnya untuk dijadwalkan publikasinya pada hari H akan sangat membantu mengurangi gangguan saat berlibur.
Cintai pekerjaan Anda
Jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan mungkin Anda tidak akan keberatan terganggu saat berlibur. Bahkan bisa saja Anda merasa biasa saja dan tidak terbebani. Beberapa orang tidak keberatan saat harus membalas email atau menjawab panggilan telepon darurat saat tengah asyik bercengkerama dengan keluarga. Mereka sadar sepenuhnya bahwa ini adalah salah satu konsekuensi dari pilihan mereka menjadi seorang entrepreneur.
Menangani pekerjaan saat musim liburan memang membutuhkan kecermatan agar irama kerja tetap berjalan dan roda bisnis tetap berjalan tetapi sebisa mungkin tidak mengganggu waktu pribadi dan keluarga seorang entrepreneur. Bagaimana dengan Anda? Kiat apa yang Anda miliki saat liburan seperti sekarang untuk terus bisa terus berbisnis meski harus berlibur?
Diposting oleh : septian - Dibaca: 480 kali
Akhir tahun sering dianggap sebagai musimnya berlibur. Atmosfer liburan dan bersantai bisa ditemui di berbagai tempat. Berkumpul bersama keluarga di rumah, pesta tahun baru dan irama kerja yang makin melambat menandai datangnya musim liburan akhir tahun. Namun bagaimana jika Anda seorang entrepreneur? Dan apakah yang akan Anda lakukan jika klien-klien Anda tidak begitu saja berhenti sepanjang musim liburan ini?
Sebagian besar entrepreneur mengalaminya sendiri. Perusahaan mereka mungkin adalah sebuah bisnis online yang beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tetapi memiliki bentuk nyata berupa tenaga kerja yang bekerja sesuai jam kerja dan mereka ini memerlukan istirahat sehingga tak bisa selalu mendukung versi online.
Kita juga berpeluang mengalami hal yang sama. Di satu sisi, kita memiliki situs bisnis yang dikunjungi pengguna Internet yang tak kenal waktu dan tempat tetapi di sisi lain sistem pendukung yang berupa sumber daya manusia sedang menikmati liburan. Dan sebagai konsekuensi dari semakin globalnya sifat bisnis dari hari ke hari, sering kita harus menangani konsumen atau klien dari berbagai belahan dunia, latar belakang budaya, dan sebagainya. Selalu ada kemungkinan saat kita sedang menikmati liburan, klien atau pelanggan yang sedang tidak berlibur ini akan menghubungi kita. Lalu bagaimana kita harus sikapi ini sebagai seorang entrepreneur?
Bagi Anda yang juga berada di posisi yang serupa, berikut adalah beberapa kiat mengenai bagaimana mencapai keseimbangan antara bisnis dan liburan di musim liburan seperti sekarang ini:
Atur “vacation response’ di akun email Anda
Fitur ini bisa dijumpai di mayoritas penyedia jasa email. Sangat sederhana pengaturannya karena fungsinya hanya membalas email dengan sebuah kalimat tertentu yang bisa dirangkai sendiri tetapi amat berguna bagi banyak entrepreneur. Meski mudah, tak banyak entrepreneur yang mau menyisihkan sedikit waktu untuk mengaktifkan fitur satu ini di email bisnis mereka. Sebagian besar berpikir bahwa itu tidak perlu karena mereka toh masih bisa mengakses kotak masuk email kapan saja dengan perangkat ponsel cerdas. Namun bukan berarti Anda akan memiliki waktu merespon satu persatu email yang masuk saat liburan. Dengan begitu, Anda bisa lebih santai tanpa membuat klien atau pelanggan merasa terabaikan. Dan pilihan ada di tangan Anda, membalasnya setelah liburan usai (jika tidak terlalu mendesak) atau membalasnya segera (jika amat mendesak).
Delegasikan tanggung jawab selama liburan
Jika Anda cukup beruntung memiliki tim yang bisa diandalkan , pastikan Anda memmberikan kewenangan pada seseorang selama Anda pergi berlibur. Orang ini akan mengetahui bagaimana cara menghubungi Anda sewaktu-waktu jika suatu kondisi mendesak terjadi dan Anda tidak harus selalu memantau apa yang sedang terjadi pada bisnis Anda sepanjang liburan.
Penentuan waktu kontrak
Jika Anda bisa dan keadaan memungkinkan, hindarilah memiliki kontrak dengan klien yang akan kadaluarsa di sekitar musim liburan (sekitar akhir Desember atau awal Januari). Karena ini berarti Anda harus terus berkomunikasi dengan klien secara intens sepanjang liburan. Tentunya Anda tidak mau ini terjadi bukan?
Kerjakan lebih awal
Bagi Anda lebih suka bersusah-susah dahulu bersenang senang kemudian, cobalah untuk menyelesaikan beban kerja di waktu-waktu sebelum liburan tiba. Ini bisa berarti Anda harus lembur dalam beberapa hari atau minggu sehingga bisa berlibur dengan tenang nantinya. Jika bisnis Anda berhubungan dengan konten online atau semacamnya yang harus terus diperbaharui tiap hari, mengerjakan konten beberapa hari sebelumnya untuk dijadwalkan publikasinya pada hari H akan sangat membantu mengurangi gangguan saat berlibur.
Cintai pekerjaan Anda
Jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan mungkin Anda tidak akan keberatan terganggu saat berlibur. Bahkan bisa saja Anda merasa biasa saja dan tidak terbebani. Beberapa orang tidak keberatan saat harus membalas email atau menjawab panggilan telepon darurat saat tengah asyik bercengkerama dengan keluarga. Mereka sadar sepenuhnya bahwa ini adalah salah satu konsekuensi dari pilihan mereka menjadi seorang entrepreneur.
Menangani pekerjaan saat musim liburan memang membutuhkan kecermatan agar irama kerja tetap berjalan dan roda bisnis tetap berjalan tetapi sebisa mungkin tidak mengganggu waktu pribadi dan keluarga seorang entrepreneur. Bagaimana dengan Anda? Kiat apa yang Anda miliki saat liburan seperti sekarang untuk terus bisa terus berbisnis meski harus berlibur?
'Bisnis Waktu Liburan':
Artikel Bisnis Lainnya
- Mengenal Resadana Pendapatan TetapReksa dana pendapatan tetap merupakan reksa dana yang melakukan investasi sebagian besar pada efek bersifat utang. Umumnya reksa dana ini melalui manajer investasi melakukan investasi pada obligasi. Manajer investasi membeli obligasi yang terdaftar di BEI atau melalui transaksi pribadi (over the ... Artikel Bisnis
- Trik Jadi Investor CerdasTidak sedikit orang yang merasa ragu menginvestasikan uang mereka selain ke dalam tabungan dan asuransi, karena khawatir akan merugi. Padahal, dengan sejumlah langkah yang tepat, Anda bisa meraih sukses dalam berinvestasi. Ali Velshi, penulis buku "Gimme My Money Back: Your Guide to ... Artikel Bisnis
- 5 Langkah Menjaga Kualitas LayananBisnis ritel memiliki dunia yang sangat dinamis, kompetitif, dan penuh tantangan baik bagi karyawan maupun si pemiliknya. Dalam bisnis ritel, layanan pelanggan menjadi masalah nomor satu yang harus selalu dijaga kualitasnya. Kemudian bagaimana cara untuk menjaga kualitas layanan tersebut tetap di ... Artikel Bisnis
- Pentingnya Empati Pada EntrepreneurJika perusahaan Anda tengah mencari celah untuk berinovasi, jangan buang waktu untuk menganalisis laporan penelitian pasar dan tenggelam dalam lautan data pelanggan. Apa yang pelanggan katakan akan mereka lakukan bukan hanya apa yang mereka akhirnya akan lakukan. Namun lebih dari itu, Anda coba ... Artikel Bisnis
- Tips Hadapi Keluhan Pelanggan di TwitterTwitter saat ini sudah kian diandalkan oleh perusahaan untuk lebih dekat dengan para pelanggan. Hanya saja, terkadang keberadaan akun produk atau perusahaan di Twitter malah dijadikan kambing hitam, memang tentu masih ada keluhan dari pelanggan yang memang rasional sehingga perlu penanganan ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
