Kamis, 19 Juli 2012 - 11:06:31 WIB
Hal Penting Untuk Dapatkan Investor
Diposting oleh : septian - Dibaca: 525 kali
Seperti olahraga, sebuah usaha rintisan tak dapat memenangkan perlombaan dengan memenangkan ronde kualifikasi tetapi usaha rintisan pasti dapat kehilangan kesempatan menang dalam ronde kualifikasi.
Banyak yang sudah kita baca mengenai elevator pitch, presentasi singkat selama 2 menit, kesempatan/ undangan presentasi di depan investor, dan peluang pitching yang demikian banyak.
Dasar dari semua presentasi ialah Slide Deck, sebuah format baku presentasi startup untuk audiens. Semua hal ini merupakan ronde kualifikasi, memenangkan sebuah ronde tak berarti Anda sudah menang. Menang berarti Anda harus terus bermain, kalah dan mungkin duduk sebagai penonton sementara waktu. Meski banyak versi Slide Deck di luar sana, semuanya sangat mirip dalam hal informasi yang disajikan pada audiens. Berikut ialah salah satu versi yang ada.
Meski semua kategori ini penting, sebagian memiliki signifikansi lebih tinggi dari yang lain. Jadi di mana seorang entrepreneur harus memfokuskan dirinya? Berikut merupakan peninjauan yang lebih terseleksi mengenai bagaimana sebuah perusahaan dievaluasi untuk pendanaan sebuah kelompok investasi.
Menariknya, mayoritas entrepreneur fokus terlalu banyak pada produknya. Itu memang tidak buruk jika Anda memberikan presentasi pada konsumen tetapi investor kurang tertarik pada penggunaan produk. Mereka lebih menginginkan bagaimana mencetak untung dengan cara yang cepat. Apa yang paling menarik bagi investor ialah bagaimana sebuah startup menghasilkan laba dan bagaimana rencana startup untuk menggenjot nilai perusahaan. Amati dengan baik kriteria evaluasi dan Anda akan menemukan bahwa itu semua banyak terkait dengan marketing – pemahaman konsumen, peluang pasar, kompetisi, dan skema penetapan harga (bagian dari model bisnis) semuanya ialah poin marketing. Sebuah usaha menentukan dan mengembangkan produk atau layanan berdasarkan kebutuhan konsumen. Demikian pula saat berkenaan dengan pendanaan, perusahaan rintisan itu sendiri merupakan produknya. Waktu terbaik untuk menarik investor ialah saat usaha rintisan mencapai sebuah titik tolak yang secara signifikan menambah nilai perusahaan. Entrepreneur harus membangun usaha sedemikian rupa sehingga usaha itu menjadi menarik bagi investor.
Diposting oleh : septian - Dibaca: 525 kali
Seperti olahraga, sebuah usaha rintisan tak dapat memenangkan perlombaan dengan memenangkan ronde kualifikasi tetapi usaha rintisan pasti dapat kehilangan kesempatan menang dalam ronde kualifikasi.
Banyak yang sudah kita baca mengenai elevator pitch, presentasi singkat selama 2 menit, kesempatan/ undangan presentasi di depan investor, dan peluang pitching yang demikian banyak.
Dasar dari semua presentasi ialah Slide Deck, sebuah format baku presentasi startup untuk audiens. Semua hal ini merupakan ronde kualifikasi, memenangkan sebuah ronde tak berarti Anda sudah menang. Menang berarti Anda harus terus bermain, kalah dan mungkin duduk sebagai penonton sementara waktu. Meski banyak versi Slide Deck di luar sana, semuanya sangat mirip dalam hal informasi yang disajikan pada audiens. Berikut ialah salah satu versi yang ada.
- Company Overview – Problem, Solution, Product
- Market and Market Context Your Company Addresses
- Business Model
- Progress and Milestones
- Competition and Company’s Secret Sauce
- Partners, Customers & Pipeline
- Team – Founders, Advisors, and Mentors
- Finances
- Exit Opportunity
Meski semua kategori ini penting, sebagian memiliki signifikansi lebih tinggi dari yang lain. Jadi di mana seorang entrepreneur harus memfokuskan dirinya? Berikut merupakan peninjauan yang lebih terseleksi mengenai bagaimana sebuah perusahaan dievaluasi untuk pendanaan sebuah kelompok investasi.
- Team (25%)
- Customer understanding (12.5%)
- Market Opportunity (12.5%)
- Business Model (12.5%)
- Competition (12.5%)
- Product (10%)
- Financials (10%)
- Exit Opportunity (5%)
Menariknya, mayoritas entrepreneur fokus terlalu banyak pada produknya. Itu memang tidak buruk jika Anda memberikan presentasi pada konsumen tetapi investor kurang tertarik pada penggunaan produk. Mereka lebih menginginkan bagaimana mencetak untung dengan cara yang cepat. Apa yang paling menarik bagi investor ialah bagaimana sebuah startup menghasilkan laba dan bagaimana rencana startup untuk menggenjot nilai perusahaan. Amati dengan baik kriteria evaluasi dan Anda akan menemukan bahwa itu semua banyak terkait dengan marketing – pemahaman konsumen, peluang pasar, kompetisi, dan skema penetapan harga (bagian dari model bisnis) semuanya ialah poin marketing. Sebuah usaha menentukan dan mengembangkan produk atau layanan berdasarkan kebutuhan konsumen. Demikian pula saat berkenaan dengan pendanaan, perusahaan rintisan itu sendiri merupakan produknya. Waktu terbaik untuk menarik investor ialah saat usaha rintisan mencapai sebuah titik tolak yang secara signifikan menambah nilai perusahaan. Entrepreneur harus membangun usaha sedemikian rupa sehingga usaha itu menjadi menarik bagi investor.
'Hal Penting Untuk Dapatkan Investor':
Artikel Bisnis Lainnya
- Bertukar Info Bisnis Rahasia? Gunakan Email TerenkripsiBagi mayoritas orang, pesan yang dikirim via email bukan sesuatu yang bersifat peka dan rahasia. Mungkin email itu bersifat pribadi tetapi tidak begitu penting bahkan jika orang lain bisa membacanya. Namun, bagaimana jika informasi dalam email itu adalah sesuatu yang bersifat rahasia, ... Artikel Bisnis
- Resep Berinovasi dari Entrepreneur Dunia Banyak yang menganggap inovasi merupakan kunci kesuksesan dalam entrepreneurship. Benarkah demikian? Ataukah ada faktor lain yang menunjang keberhasilan entrepreneur dalam berinovasi kala menjalani roda usahanya? Untuk mengetahuinya, simak kisah sukses beberapa entrepreneur dalam berinovasi ... Artikel Bisnis
- Teman yang Harus Dimiliki EntrepreneurTeman entrepreneur yang paling setia dan berguna ternyata bukan manusia. Lewis Howes di laman Entrepreneur.com menyatakan bahwa seorang entrepreneur perlu berteman dengan 3 hal berikut ini agar ia sukses kelak. Teman pertama : Kecerdasan Sosial Kecerdasan ini ... Artikel Bisnis
- Richa Susanti, Buruh Migran Jadi EntrepreneurIni kisah lain lagi soal BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hongkong. Namanya Richa Susanti. Ia fokus membidik online shop untuk merambah pasar Hongkong. Di Indonesia ia juga membesarkan warung makan milik keluarga dengan konsep modern. “Entrepreneur itu kreatif. ... Artikel Bisnis
- Entrepreneur Bisa Bahagia atau Kaya, Tapi Tidak Keduanya Umumnya entrepreneur yang kita jumpai tertarik berbisnis karena dua hal: passion yang begitu besar pada suatu bidang pekerjaan dan keinginan untuk lebih mandiri secara finansial. Yang kedua lebih banyak kita jumpai di kenyataan. Meski demikian, ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
