Jumat, 20 Juli 2012 - 10:03:42 WIB
Tips Menentukan Kemasan Produk
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 652 kali
Kemasan produk merupakan salah satu hal yang paling awal terlihat oleh konsumen, dan selanjutnya akan menentukan ketertarikan konsumen untuk membeli produk tersebut. Dengan sendirinya, produk yang kurang dikemas dengan baik tentu menjadi kurang dilirik konsumen.
Kemasan yang cantik dan mendukung produk juga berfungsi sebagai icon yang bisa membuat pelanggan selalu ingat dengan produk yang dijual. Ketika memilih kemasan produk, ada beberapa yang harus diingat, antara lain:
1. Target pasar
Ketika memutuskan untuk menjual produk, pasti Anda sudah memiliki pangsa pasar. Penentuan target market bisa menentukan jenis dan model kemasan yang sesuai untuk produk yang akan dijual.
Kemasan produk yang ditujukan untuk anak-anak, anak muda, dan orangtua, pasti sangat jauh berbeda. Dengan mengenali target pasar yang akan disasar, Anda akan mengetahui desain kemasan yang sesuai untuk masing-masing kalangan usia. Model dan jenis kemasan yang tidak sesuai dengan target pasar yang dituju akan membuat penjualan produk menjadi kurang maksimal.
2. Ergonomis
Selain produk yang menarik, kemasan pun harus dibuat semenarik mungkin atau eye catching. Produk yang menarik mata, dengan warna dan desain yang unik, akan menarik buat konsumen. Kemasan juga harus punya nilai ergonomis, yang menonjolkan kenyamanan untuk konsumen maupun penjualnya.
Kenyamanan kemasan produk merupakan hal yang dicari konsumen, karena memudahkan konsumen untuk menikmati produknya. Selain itu, produk yang ergonomis juga praktis, mudah dibawa, nyaman dipegang, dan lain sebagainya.
3. Ciri khas
Sampai saat ini, sudah banyak jenis dan model kemasan yang menarik. Untuk lebih menarik konsumen, sebaiknya pilih kemasan yang berbeda dan unik. Jika perlu, jadikan kemasan produk menjadi salah satu ciri khas dari produk yang dijual. Bentuk kemasan yang unik dan berbeda bisa membuat pelanggan jadi selalu ingat, bahkan menjadikan produk tersebut ikon dari produk sejenisnya.
4. Ukuran
Sesuaikan ukuran kemasan dengan ukuran produk yang dijual. Hindari kemasan yang terlalu besar atau terlalu kecil agar produk tak rusak, dan sesuaikan juga dengan kebutuhan konsumen.
5. Special pack
Tak lengkap rasanya menjual produk dengan kemasan yang menarik tanpa memberikan promosi apapun. Cobalah untuk jeli melihat keadaan dan momen acara besar yang sedang terjadi. Misalnya saat momen hari raya, tak ada salahnya untuk memberikan special pack dengan warna, desain, sampai penawaran promo yang menarik. (*/Kompas.com)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 652 kali
Kemasan yang cantik dan mendukung produk juga berfungsi sebagai icon yang bisa membuat pelanggan selalu ingat dengan produk yang dijual. Ketika memilih kemasan produk, ada beberapa yang harus diingat, antara lain:
1. Target pasar
Ketika memutuskan untuk menjual produk, pasti Anda sudah memiliki pangsa pasar. Penentuan target market bisa menentukan jenis dan model kemasan yang sesuai untuk produk yang akan dijual.
Kemasan produk yang ditujukan untuk anak-anak, anak muda, dan orangtua, pasti sangat jauh berbeda. Dengan mengenali target pasar yang akan disasar, Anda akan mengetahui desain kemasan yang sesuai untuk masing-masing kalangan usia. Model dan jenis kemasan yang tidak sesuai dengan target pasar yang dituju akan membuat penjualan produk menjadi kurang maksimal.
2. Ergonomis
Selain produk yang menarik, kemasan pun harus dibuat semenarik mungkin atau eye catching. Produk yang menarik mata, dengan warna dan desain yang unik, akan menarik buat konsumen. Kemasan juga harus punya nilai ergonomis, yang menonjolkan kenyamanan untuk konsumen maupun penjualnya.
Kenyamanan kemasan produk merupakan hal yang dicari konsumen, karena memudahkan konsumen untuk menikmati produknya. Selain itu, produk yang ergonomis juga praktis, mudah dibawa, nyaman dipegang, dan lain sebagainya.
3. Ciri khas
Sampai saat ini, sudah banyak jenis dan model kemasan yang menarik. Untuk lebih menarik konsumen, sebaiknya pilih kemasan yang berbeda dan unik. Jika perlu, jadikan kemasan produk menjadi salah satu ciri khas dari produk yang dijual. Bentuk kemasan yang unik dan berbeda bisa membuat pelanggan jadi selalu ingat, bahkan menjadikan produk tersebut ikon dari produk sejenisnya.
4. Ukuran
Sesuaikan ukuran kemasan dengan ukuran produk yang dijual. Hindari kemasan yang terlalu besar atau terlalu kecil agar produk tak rusak, dan sesuaikan juga dengan kebutuhan konsumen.
5. Special pack
Tak lengkap rasanya menjual produk dengan kemasan yang menarik tanpa memberikan promosi apapun. Cobalah untuk jeli melihat keadaan dan momen acara besar yang sedang terjadi. Misalnya saat momen hari raya, tak ada salahnya untuk memberikan special pack dengan warna, desain, sampai penawaran promo yang menarik. (*/Kompas.com)
'Tips Menentukan Kemasan Produk':
Artikel Bisnis Lainnya
- Perabotan Daur Ulang dari Rambu Lalu Lintas Sebagian besar orang menganggap kayu sebagai material yang paling baik untuk dibuat sebagai perabotan rumah. Namun, patut dipikirkan pula bahwa makin banyak perabotan kayu yang kita beli, itu berarti makin banyak pula batang pohon yang harus ditebang demi memuaskan selera desain ... Artikel Bisnis
- Bertukar Info Bisnis Rahasia? Gunakan Email TerenkripsiBagi mayoritas orang, pesan yang dikirim via email bukan sesuatu yang bersifat peka dan rahasia. Mungkin email itu bersifat pribadi tetapi tidak begitu penting bahkan jika orang lain bisa membacanya. Namun, bagaimana jika informasi dalam email itu adalah sesuatu yang bersifat rahasia, ... Artikel Bisnis
- Resep Berinovasi dari Entrepreneur Dunia Banyak yang menganggap inovasi merupakan kunci kesuksesan dalam entrepreneurship. Benarkah demikian? Ataukah ada faktor lain yang menunjang keberhasilan entrepreneur dalam berinovasi kala menjalani roda usahanya? Untuk mengetahuinya, simak kisah sukses beberapa entrepreneur dalam berinovasi ... Artikel Bisnis
- Teman yang Harus Dimiliki EntrepreneurTeman entrepreneur yang paling setia dan berguna ternyata bukan manusia. Lewis Howes di laman Entrepreneur.com menyatakan bahwa seorang entrepreneur perlu berteman dengan 3 hal berikut ini agar ia sukses kelak. Teman pertama : Kecerdasan Sosial Kecerdasan ini ... Artikel Bisnis
- Richa Susanti, Buruh Migran Jadi EntrepreneurIni kisah lain lagi soal BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hongkong. Namanya Richa Susanti. Ia fokus membidik online shop untuk merambah pasar Hongkong. Di Indonesia ia juga membesarkan warung makan milik keluarga dengan konsep modern. “Entrepreneur itu kreatif. ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
