Jumat, 27 Juli 2012 - 09:14:44 WIB
Bermodal 13 Dollar, Startup ini Diluncurkan
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 638 kali

Tidak semua bisnis harus disuntik dengan modal besar. Sebagian entrepreneur bahkan sanggup memulai bisnisnya sendiri tanpa modal dari investor besar. Startup milik Mason Levey adalah satu di antaranya.
Mason Levey, seorang entrepreneur yang bekerja di Brooklyn kota New York, tidak pernah tertarik dengan masalah tanda baca dan tata bahasa. Bahkan masalah itu menjadi problem tersendiri baginya saat menempuh pendidikan di bangku kuliah dan dunia kerja.
Dengan berbekal uang tak lebih dari 13 dollar AS saja dan tekad bulat untuk membantu orang lain menaklukkan masalah menjengkelkan mengenai tata bahasa dna tanda baca , levey mendirikan sebuah layanan yang ia namakan sebagai “Comma”. Startup ini diluncurkan kemarin (17/ 7/ 2012). Comma ialah produk dari investasi modal yang hanya 12,99 dollar AS, yang digunakan hanya untuk membeli sebuah nama domain di GoDaddy.
Levey, satu-satunya pegawai penuh waktu di Comma, mengontrak sebuah tim yang terdiri dari 50 editor virtual yang selalu siap siaga dalam menemukan dan memperbaiki kesalahan tanda baca dan tata bahasa yang menjadi momok bagi banyak orang dalam korespondensi pribadi, maupun bisnis termasuk email, tweet dan artikel di situs atau blog.
Bagaimana Comma bekerja? Cukup kirimkan sebuah email permintaan layanan ke edit@getcomma.com, dan konten Anda akan dipoles dan dikembalikan pada Anda dalam keadaan yang lebih baik. Bagi pelanggan, biayanya cuma 59 dollar per bulan untuk 30 editan atau Anda memilih model membayar jika menggunakan. Sekali edit Anda akan diwajibkan membayar 2 sampai 5 dollar saja. Ini tergantung pada panjang konten yang Anda kirimkan.
Levey menjelaskan tujuannya mendirikan Comma, “Dalam dunia jejaring sosial dan dunia digital sekarang ini, konten yang berbasis teks masihlah menjadi raja. Generasi muda masih harus memiliki kemampuan untuk menulis dengan baik.”
Ide bisnisnya memang cukup feasible. Meskipun Levey menghadapai persaingan sengit dari layanan yang sudah ada dna lebih mapan seperti Grammarly, Odesk, dan Elance. Tantangan lainnya yang harus dihadapi Comma ialah waktu penyelesaian pengeditan naskah yang memakan 4 jam. Dengan keterbatasan kecepatan layanan itulah, Comma lebih mengutamakan konten jejaring sosial yang lebih singkat dan berirama lebih cepat seperti Twitter.
Yang lebih menarik lagi ialah bahwa para entrepreneur baru seperti Mason Levey memulai berbisnis dengan modal yang makin kecil, bahkan lebih murah dari tiket bioskop. Semua orang bisa mewujudkan ide bisnisnya menjadi sebuah usaha yang menguntungkan tanpa adanya dukungan unsur-unsur lain seperti penasihat, insinyur, dan rekan pendiri. Kita bisa mencoba dan gagal dna mencoba lagi kemudian, tanpa harus kehilangan banyak modal atau reputasi sepanjang perjalanan itu.
Levey mengatakan ia kemudia menggunakan seperangkat alat yang membuatnya tak memerlukan insinyur dan tim penjualan tersendiri: SquareSpace untuk membangun dan mendesain situs itu, PayPal utnuk menerima pembayaran dan langganan, Work Market untuk mengunggah dan membayar tugas editing, dan Desk.com untuk mengelola permintaan pelanggan.
Comma memberikan kita pandangan lain bahwa mendirikan usaha dengan modal sendiri dna terbatas adalah mungkin. Ini sekaligus menjadi inspirasi bagi Anda semua yang ingin merintis usaha namun selalu merasa terkekang dengan keterbatasan dalam berbagai hal. (VentureBeat/*AP)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 638 kali
Tidak semua bisnis harus disuntik dengan modal besar. Sebagian entrepreneur bahkan sanggup memulai bisnisnya sendiri tanpa modal dari investor besar. Startup milik Mason Levey adalah satu di antaranya.
Mason Levey, seorang entrepreneur yang bekerja di Brooklyn kota New York, tidak pernah tertarik dengan masalah tanda baca dan tata bahasa. Bahkan masalah itu menjadi problem tersendiri baginya saat menempuh pendidikan di bangku kuliah dan dunia kerja.
Dengan berbekal uang tak lebih dari 13 dollar AS saja dan tekad bulat untuk membantu orang lain menaklukkan masalah menjengkelkan mengenai tata bahasa dna tanda baca , levey mendirikan sebuah layanan yang ia namakan sebagai “Comma”. Startup ini diluncurkan kemarin (17/ 7/ 2012). Comma ialah produk dari investasi modal yang hanya 12,99 dollar AS, yang digunakan hanya untuk membeli sebuah nama domain di GoDaddy.
Levey, satu-satunya pegawai penuh waktu di Comma, mengontrak sebuah tim yang terdiri dari 50 editor virtual yang selalu siap siaga dalam menemukan dan memperbaiki kesalahan tanda baca dan tata bahasa yang menjadi momok bagi banyak orang dalam korespondensi pribadi, maupun bisnis termasuk email, tweet dan artikel di situs atau blog.
Bagaimana Comma bekerja? Cukup kirimkan sebuah email permintaan layanan ke edit@getcomma.com, dan konten Anda akan dipoles dan dikembalikan pada Anda dalam keadaan yang lebih baik. Bagi pelanggan, biayanya cuma 59 dollar per bulan untuk 30 editan atau Anda memilih model membayar jika menggunakan. Sekali edit Anda akan diwajibkan membayar 2 sampai 5 dollar saja. Ini tergantung pada panjang konten yang Anda kirimkan.
Levey menjelaskan tujuannya mendirikan Comma, “Dalam dunia jejaring sosial dan dunia digital sekarang ini, konten yang berbasis teks masihlah menjadi raja. Generasi muda masih harus memiliki kemampuan untuk menulis dengan baik.”
Ide bisnisnya memang cukup feasible. Meskipun Levey menghadapai persaingan sengit dari layanan yang sudah ada dna lebih mapan seperti Grammarly, Odesk, dan Elance. Tantangan lainnya yang harus dihadapi Comma ialah waktu penyelesaian pengeditan naskah yang memakan 4 jam. Dengan keterbatasan kecepatan layanan itulah, Comma lebih mengutamakan konten jejaring sosial yang lebih singkat dan berirama lebih cepat seperti Twitter.
Yang lebih menarik lagi ialah bahwa para entrepreneur baru seperti Mason Levey memulai berbisnis dengan modal yang makin kecil, bahkan lebih murah dari tiket bioskop. Semua orang bisa mewujudkan ide bisnisnya menjadi sebuah usaha yang menguntungkan tanpa adanya dukungan unsur-unsur lain seperti penasihat, insinyur, dan rekan pendiri. Kita bisa mencoba dan gagal dna mencoba lagi kemudian, tanpa harus kehilangan banyak modal atau reputasi sepanjang perjalanan itu.
Levey mengatakan ia kemudia menggunakan seperangkat alat yang membuatnya tak memerlukan insinyur dan tim penjualan tersendiri: SquareSpace untuk membangun dan mendesain situs itu, PayPal utnuk menerima pembayaran dan langganan, Work Market untuk mengunggah dan membayar tugas editing, dan Desk.com untuk mengelola permintaan pelanggan.
Comma memberikan kita pandangan lain bahwa mendirikan usaha dengan modal sendiri dna terbatas adalah mungkin. Ini sekaligus menjadi inspirasi bagi Anda semua yang ingin merintis usaha namun selalu merasa terkekang dengan keterbatasan dalam berbagai hal. (VentureBeat/*AP)
'Bermodal 13 Dollar, Startup ini Diluncurkan ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Mengenal Reksa Dana Bagi PemulaBanyak cara untuk mengembangbiakkan uang Anda. Mulai dari instrumen investasi di sektor riil, hingga di pasar keuangan atau pasar modal. Khusus di pasar modal, salah satu instrumen yang bisa menjadi pilihan Anda adalah berinvestasi di reksa dana. Bagi sebagian orang, reksa dana ... Artikel Bisnis
- Sepuluh Blonder Bisnis Yang Legendaris Bagi entrepreneur, tak ada yang lebih menakutkan daripada sebuah kesalahan dalam menjalankan roda bisnis. Menjalankan bisnis dalam situasi ekonomi yang tak pasti seperti sekarang juga tak kalah menakutkan. Namun, yang paling menakutkan ialah saat seorang pebisnis ... Artikel Bisnis
- Ingin Bisnis Warnet? Ini Tips dan Triknya Memulai usaha warnet (warung internet) perlu keberanian, pengetahuan dan paling penting adalah informasi. Hal ni dkarenakan bisnis warnet adalah usaha jasa yang mengikuti informasi teknologi informasi yang semakin berkembang. Namun bila Anda ingin memulai bisnis warnet, Anda tak ... Artikel Bisnis
- Nugroho Setiadharma, Sukses dengan Bisnis RitelSebenarnya, Presiden Direktur PT Supra Boga Lestari Tbk Nugroho Setiadharma tidak punya latar belakang berbisnis ritel. Ia justru dulunya bekerja di pabrik aluminium dan stainless steel. Tapi siapa sangka, berkat keuletan dan ketelatenannya itulah ia malah berhasil mengembangkan bisnis ... Artikel Bisnis
- Mengapa Mentor Bisnis Ideal Sulit Diperoleh dari Pertemanan Teman-teman kita umumnya mengatakan hal yang Anda ingin dengarkan. Para mentor mengatakan hal-hal yang kita perlu ketahui agar bisa lebih baik dari sekarang. Saat pesan ini sudah selaras dari dua arah, kita tidak perlu mentor lagi. Dalam pengertian tersebut, Anda harus menganggap mentor ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
