Senin, 03 September 2012 - 08:46:56 WIB
Kesuksesan Pemasaran
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 1094 kali

Teguh Cahaya Surya, eksekutif pada sebuah perusahaan pertambangan, terkesiap ketika hendak membeli rumah di lokasi strategis di Serpong. Ia harus mengambil kupon antre dan menyerahkan tanda daftar sebesar Rp 5 juta.
Hal yang mengejutkannya, mengapa mesti antre dan membayar Rp 5 juta? Harga rumah yang ditawarkan pun bukan main-main. Ada yang setara harga rumah di pusat kota. Bahkan, ada yang di atas harga rata-rata rumah di Jakarta. Luar biasa, gumam Teguh. Namun, karena ia ingin berdomisili di Serpong, syarat itu ia penuhi.
Bagi dia, jamak kalau rumahdi DKI Jakarta mahal. Jakarta sentra untuk pelbagai hal; bisnis, pemerintahan, tempat beredarnya lebih dari 40 persen uang, jasa, budaya, pendidikan dan sebagainya. Kesempatan meraih bintang lebih besar di sini.
Akan tetapi, kalau rumah di beberapa proyek elite Serpong lebih mahal dengan rumahdi beberapa lokasi di Jakarta, ini fenomena menarik. Serpong yang 35 tahun silam masih berwujud hutan dan daerah resapan air kini menjadi salah satu kawasan perumahan paling diperhitungkan di Indonesia. Pengembang yang berlabuh di sini pasti sukses.
Kilau reputasi para pengembang di Serpong tidak kalah dengan reputasi sejumlah pengembang di Jakarta. Para pengembang di sana berani melepas harga sekian miliar rupiah per rumah. Dan, laris seperti pisang goreng panas.
Kunci kesuksesan para pengembang di sana ialah pasnya tema, komunikasi yang cerdas, serta pemasaran dan rapinya infrastruktur.
Para pengembang di Serpong ahli meluncurkan produk baru yang ramah lingkungan, dekat lapangan golf, hutan kota, dan di tepi danau buatan. Lalu, bangunan dikemas sedemikian rupa sehingga sangat menyita kekaguman, tidak kalah menawan dengan rumahdi kawasan Bukit Golf, Permata Hijau, Pantai Mutiara, Permata Mediterania, dan sebagainya. Lalu, untuk menembus rintangan jarak ke Ibu Kota, dibangun akses baru ke jalan tol, perbaikan jalan tembus dan pembangunan fasilitas menarik untuk keperluan seluruh warga Serpong.
Kini, Serpong menjadi sentra bisnis baru, pusat makanan, sentra pendidikan, kesehatan, rekreasi, dan sebagainya. Hadirnya aneka fasilitas ini praktis membuat Serpong pilihan menarik dan kawasan elite baru yang paling diperhitungkan. Harga rumah cepat melesat. Ini salah satu sebab mengapa konsumen rela antre membeli rumah. Konsumen sadar, mereka terbentur persoalan kemacetan, tetapi itu semua dianggap ”biasa”.
Fenomena Serpong meneguhkan kembali genre yang menekankan isu mutakhir, pengemasan proyek yang memancing selera, dan pemasaran dengan sopistikasi tinggi. Tidak terbayangkan, sentra hunian dan bisnis yang berjarak 20-an kilometer dari Jakarta bisa demikian diminati publik. Ini seyogianya menggugah pengembang lain untuk menciptakan produk baru dengan formula lebih menawan. (*kompas.com)
Sumber: Kompas Cetak
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 1094 kali
Teguh Cahaya Surya, eksekutif pada sebuah perusahaan pertambangan, terkesiap ketika hendak membeli rumah di lokasi strategis di Serpong. Ia harus mengambil kupon antre dan menyerahkan tanda daftar sebesar Rp 5 juta.
Hal yang mengejutkannya, mengapa mesti antre dan membayar Rp 5 juta? Harga rumah yang ditawarkan pun bukan main-main. Ada yang setara harga rumah di pusat kota. Bahkan, ada yang di atas harga rata-rata rumah di Jakarta. Luar biasa, gumam Teguh. Namun, karena ia ingin berdomisili di Serpong, syarat itu ia penuhi.
Bagi dia, jamak kalau rumahdi DKI Jakarta mahal. Jakarta sentra untuk pelbagai hal; bisnis, pemerintahan, tempat beredarnya lebih dari 40 persen uang, jasa, budaya, pendidikan dan sebagainya. Kesempatan meraih bintang lebih besar di sini.
Akan tetapi, kalau rumah di beberapa proyek elite Serpong lebih mahal dengan rumahdi beberapa lokasi di Jakarta, ini fenomena menarik. Serpong yang 35 tahun silam masih berwujud hutan dan daerah resapan air kini menjadi salah satu kawasan perumahan paling diperhitungkan di Indonesia. Pengembang yang berlabuh di sini pasti sukses.
Kilau reputasi para pengembang di Serpong tidak kalah dengan reputasi sejumlah pengembang di Jakarta. Para pengembang di sana berani melepas harga sekian miliar rupiah per rumah. Dan, laris seperti pisang goreng panas.
Kunci kesuksesan para pengembang di sana ialah pasnya tema, komunikasi yang cerdas, serta pemasaran dan rapinya infrastruktur.
Para pengembang di Serpong ahli meluncurkan produk baru yang ramah lingkungan, dekat lapangan golf, hutan kota, dan di tepi danau buatan. Lalu, bangunan dikemas sedemikian rupa sehingga sangat menyita kekaguman, tidak kalah menawan dengan rumahdi kawasan Bukit Golf, Permata Hijau, Pantai Mutiara, Permata Mediterania, dan sebagainya. Lalu, untuk menembus rintangan jarak ke Ibu Kota, dibangun akses baru ke jalan tol, perbaikan jalan tembus dan pembangunan fasilitas menarik untuk keperluan seluruh warga Serpong.
Kini, Serpong menjadi sentra bisnis baru, pusat makanan, sentra pendidikan, kesehatan, rekreasi, dan sebagainya. Hadirnya aneka fasilitas ini praktis membuat Serpong pilihan menarik dan kawasan elite baru yang paling diperhitungkan. Harga rumah cepat melesat. Ini salah satu sebab mengapa konsumen rela antre membeli rumah. Konsumen sadar, mereka terbentur persoalan kemacetan, tetapi itu semua dianggap ”biasa”.
Fenomena Serpong meneguhkan kembali genre yang menekankan isu mutakhir, pengemasan proyek yang memancing selera, dan pemasaran dengan sopistikasi tinggi. Tidak terbayangkan, sentra hunian dan bisnis yang berjarak 20-an kilometer dari Jakarta bisa demikian diminati publik. Ini seyogianya menggugah pengembang lain untuk menciptakan produk baru dengan formula lebih menawan. (*kompas.com)
Sumber: Kompas Cetak
'Kesuksesan Pemasaran ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Trik Melakukan Sendiri Marketing Usaha BaruTak paham dengan apa yang harus dilakukan saat memasarkan produk Anda? Jika Anda adalah seorang pemilik usaha kecil yang belum banyak memahami marketing atau pemasaran atau mengalami kebuntuan dengan strategi marketing Anda saat ini, tak ada salahnya mencoba menggunakan jasa agensi ... Artikel Bisnis
- Cegah Keluhan di Jejaring Sosial jadi Bencana bagi Bisnis AndaInternet membawa banyak peluang marketing bagi bisnis kecil hingga korporasi besar. Namun, di balik itu juga ada berbagai ancaman potensial yang bisa menghancurkan angka penjualan. Kadang, sebuah blog perusahaan atau komentar di situs jejaring sosial diikuti dengan perkataan menyakitkan ... Artikel Bisnis
- Apa yang Terpenting dari Marketing?Kalau ada orang yang bertanya mengenai, “Apa yang paling penting dari marketing?” Kira-kira apa jawaban Anda? Sebagian dari Anda mungkin akan menjawab produk. Ya, produk yang dapat mengatasi masalah dan memenuhi kebutuhan konsumen adalah bagian paling penting dari ... Artikel Bisnis
- Cara Mudah Membuat Rencana BisnisBagi seorang pebisnis kawakan mungkin akan mudah dalam menyusun rencana atau agenda dalam memajukan suatu bisnis. Tetapi bagi pebisnis pemula, hal ini mungkin merupakan hal yang sulit. Tentunya, diperlukan langkah-langkah khusus agar menulis rencana bisnis menjadi lebih mudah. Berikut ... Artikel Bisnis
- Ulang Tahun Pak Ciputra yang ke 81 Terima kasih saya haturkan atas doa, harapan, ucapan selamat, pujian yang disampaikan di hari ulang tahun saya hari ini. Saya sangat bersyukur pada Tuhan dengan apa yang sudah tercapai hingga hari ulang tahun saya yang ke 81. Saya ingin mendoakan ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
