Sunarto, Jatuh Bangun Kelola Sate Tegal "Laka-Laka"

Sunarto, Jatuh Bangun Kelola Sate Tegal "Laka-Laka"

Senin, 30 Juli 2012 - 09:22:39 WIB
artikel-bisnis Sunarto, Jatuh Bangun Kelola Sate Tegal "Laka-Laka"
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 533 kali

satelaka2Memilih pensiun dini sebagai wartawan, Sunarto banting setir menekuni bisnis kuliner dengan mendirikan warung sate tegal sejak tahun 2003. Padahal karier lulusan Universitas Diponegoro, Semarang ini sebenarnya tengah di moncer-moncernya di surat kabar nasional di Ibu Kota.

"Saya tertarik bisnis kuliner antara lain didorong saat sering liputan dan menangani rubrik tentang kuliner," ujar Narto, panggilan rekan-rekannya saat masih di media. Saat memulai, dia mengaku dapat pinjaman modal dari saudaranya.

Namun, jalan yang dilalui ayah dari Raidha ini cukup terjal dan berliku. Saat mulai membuka warung dia langsung dihadang masalah. tanahyang dia beli untuk mendirikan warung di daerah Cibinong ternyata jalur hijau. Sehingga baru sekitar enam bulan bangunan permanen dua tingkat didirikan dan warung dibuka terkena penggusuran.

Dia, istri dan anak semata wayang menyaksikan langsung penggusuran bangunan yang menghabiskan puluhan juta saat dibangun itu. Dia mengaku salah dan tertipu saat membeli tanah. Namun Narto justru mendapat jalan di tengah penggusuran itu. "Habis penggusuran saya malah ditawari petugas Trantib untuk mendirikan tenda di depan Kantor Pemkab Bogor di Cibinong," ujar Narto.

Tawaran itu langsung ditangkap. Dia mendirikan warung tenda dengan menu bebek goreng yang dinamakan "Bego". Selain tentu saja menu sate kambing. Perlahan tapi pasti warungnya banyak pembelinya. Hanya berselang dua bulan dia membuka satu cabang masih tak jauh dari lokasi yang pertama. Tak lama kemudian satu warung tenda dibuka lagi. Sehingga dalam waktu setahun setelah tergusur dia bisa mendirikan tiga warung tenda.

Merasa terlanjur "basah" di bisnis kuliner, Narto mengaku semakin menekuni kegiatannya itu. Apalagi ada 20 karyawan yang bekerja pada dia. Untuk itu tak jarang, sehabis menutup warung tenda ditengah malam, dia lanjutkan belanja sayuran ke pasar hingga subuh. Usaha-usaha pengembangan tak henti dilakukan. "Terpenting adalah mencari lokasi yang tepat," ujarnya.

Setelah berkali-kali tak berhasil, akhirnya dia mendapatkan lahan sewa di pinggir jalan baru Bogor-Parung. Di tempat yang kini semakin ramai setelah dibukanya jalan tol luar Bogor itu Narto menyewa lahan seluas 200 meter persegi selama 10 tahun untuk dirikan warung sate "Laka-laka" tahun 2010. Berarti dia butuh waktu tujuh tahun untuk bisa bangkit mendirikan warung lagi.

Pilihan Narto tidak salah. Warung yang didirikan di atas lahan sewa itu banyak dikunjungi pembeli. Menunya pun bervariasi. Selain menu utama sate kambing, dia juga menjual bebek goreng, ayam goreng, sop sapi, sate ayam, sop kambing. Selain berbagai minuman. Ia pun mengajak keluarga pemilik lahan itu untuk menjual es kelapa muda. Dia menyebut rata-rata untuk kambing dia bisa menghabiskan lima ekor.

Bulan Juni 2012, dia kembali membuka cabang sate "Laka-laka" di Kota Bogor. Di kawasan kuliner itu, dia mengaku menginvestasikan dana sekitar Rp 750 juta untuk sewa lahan dan mendirikan restoran. Kini dia lebih fokus mengelola dua restonya. Tiga warung tenda sudah ditutup. "Anak-anak (karyawan-red) pada ogah disuruh kerja di warung tenda mas. Jadi saat saya gilir ke sini pada tidak mau lagi ke warung tenda," ujarnya.

Sekarang Narto semakin menata pengelolaan usahanya. Dari sekitar 40 karyawan yang bergabung di bagi dalam dua bagian yaitu bagian produksi dan bagian pelayanan. Sedang untuk yang bertugas pada kasir, dalam sehari tiga kali melaporkan ke dia. (ris)
'Sunarto, Jatuh Bangun Kelola Sate Tegal "Laka-Laka"':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Bermodal 13 Dollar, Startup ini Diluncurkan   Tidak semua bisnis harus disuntik dengan modal besar. Sebagian entrepreneur bahkan sanggup memulai bisnisnya sendiri tanpa modal dari investor besar. Startup milik Mason Levey adalah satu di antaranya. Mason Levey, seorang entrepreneur yang bekerja di Brooklyn ... Artikel Bisnis

  • Mengenal Reksa Dana Bagi PemulaBanyak cara untuk mengembangbiakkan uang Anda. Mulai dari instrumen investasi di sektor riil, hingga di pasar keuangan atau pasar modal. Khusus di pasar modal, salah satu instrumen yang bisa menjadi pilihan Anda adalah berinvestasi di reksa dana. Bagi sebagian orang, reksa dana ... Artikel Bisnis

  • Sepuluh Blonder Bisnis Yang Legendaris   Bagi entrepreneur, tak ada yang lebih menakutkan daripada sebuah kesalahan dalam menjalankan roda bisnis. Menjalankan bisnis dalam situasi ekonomi yang tak pasti seperti sekarang juga tak kalah menakutkan. Namun, yang paling menakutkan ialah saat seorang pebisnis ... Artikel Bisnis

  • Ingin Bisnis Warnet? Ini Tips dan Triknya Memulai usaha  warnet (warung internet) perlu keberanian, pengetahuan dan paling penting adalah informasi. Hal ni dkarenakan bisnis warnet adalah usaha jasa yang mengikuti informasi teknologi informasi yang semakin berkembang. Namun bila Anda ingin memulai bisnis warnet, Anda tak ... Artikel Bisnis

  • Nugroho Setiadharma, Sukses dengan Bisnis RitelSebenarnya, Presiden Direktur PT Supra Boga Lestari Tbk Nugroho Setiadharma tidak punya latar belakang berbisnis ritel. Ia justru dulunya bekerja di pabrik aluminium dan stainless steel. Tapi siapa sangka, berkat keuletan dan ketelatenannya itulah ia malah berhasil mengembangkan bisnis ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online



Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top