Kamis, 14 Juni 2012 - 09:28:37 WIB
Agar Sukses Ekspor Produk Rotan ke Jepang
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 491 kali
Sebagai negara tujuan ekspor Indonesia, pasar Jepang menyimpan potensi bisnis yang demikian banyak. Jika Anda berminat berbisnis, mungkin Anda dapat membidik pasar Jepang yang peluangnya masih banyak.
Di antara begitu banyak peluang bisnis tersebut, produk perabotan rotan merupakan primadona. Bagi Anda yang berminat dalam hal pengembangan produk furniture rotan di pasar Jepang, silakan simak seluk beluknya berikut ini.
Berdasarkan pengamatan Asosiasi Furniture di Jepang beberapa hal yang perlu dilakukan dalam meningkatkan dan pangsa furniture rotan di Jepang adalah:
1. Pengembangan produk rotan yang dapat menarik/mendorong konsumen untuk membeli.
2. Mengembangkan produk dengan pendekatan segmen kelompok umur konsumen.
3. Komitmen yang kuat dari produsen yang konsisten untuk mengembangkan produk baru dengan memanfaatkan keunikan dari rotan itu sendiri seperti mempertimbangkan mobility, disain, keunikan dll
4. Dikarenakan produk rotan identik dengan musim panas/nusim semi maka disarankan untuk membuat bantalan/alas duduk dengan corak yang berbeda di kedua bagian sisinya sehingga multi fungsi. Pada musim panas/semi corak bantal/alas duduk yang dipakai adalah corak kembang sedangkan pada musim gugur/dingin adalah corak bergaris horizontal atau vertikal.
Penurunan ekspor produk ke pasar Jepang berkaitan dengan belum pulihnya ekonomi Jepang pascakrisis ekonomi yang melanda semua negara tetapi permintaan meningkat seiring dengan pembangunan perumahan, kantor, caf� dan sarana hiburan lainnya semakin meningkat. Hal penting yang harus diperhatikan adalah harga produk yang cenderung semakin bersaing. Akhir-akhir ini banyak permintaan furniture beralih ke produk furniture rotan artificial atau synthetic rattan yang berbahan baku polyethylene.
Jenis furniture rotan yang diimpor oleh Jepang dapat dikategorikan dalam 2 (dua) bagian besar yaitu furniture yang harga produknya menengah kebawah serta yang harga produknya menengah keatas. Umumnya produk dengan harga menengah kebawah diimpor dari negara-negara seperti China, Taiwan dan negara ASEAN. Produk yang harganya menengah keatas berasal dari AS dan Eropa. China adalah negara yang paling banyak memasok furniture ke Jepang, yang berhasil menggeser Taiwan sebagai pemasok terbesar furniture dari besi (metal). Perubahan ini disebabkan adanya perubahan strategi Taiwan yang merealokasikan sebagian kegiatan produksinya ke China.
Kecenderungan impor per kategori yang perlu Anda ketahui:
1. Furniture rotan tempat duduk dibagi dalam 3 (tiga) jenis yaitu: sofa beds, lounge chairs dan kursi lainnya. Dari ketiga jenis tersebut, kursi �selain lounge chairs� merupakan furniture yang jumlahnya paling banyak diimpor oleh Jepang, menyusul sofa beds dan lounge chairs.
2. Sementara furniture seperti, storage furniture, accessory furniture, tables dan beds.
Walaupun Indonesia merupakan negara pemasok terbesar furniture rotan namun terdapat beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan oleh eksportir Indonesia yaitu :
1. Saat ini konsumen furniture rotan di Jepang cenderung mencari produk rotan yang �murah� dan lebih khusus penggunaannya hanya pada saat musim panas serta acara tertentu.
2. Apabila hal ini berlanjut akan sangat sulit untuk mempertahankan pangsa furniture rotan di Jepang dan kemungkinan impornya akan terus menurun.
3. Belum pulihnya ekonomi Jepang secara total membuat permintaan akan furniture rotan beralih ke produk rotan artificial. (Kemendag/*AP)
Agar Sukses Ekspor Produk Rotan ke JepangDiposting oleh : d4nu - Dibaca: 491 kali
Di antara begitu banyak peluang bisnis tersebut, produk perabotan rotan merupakan primadona. Bagi Anda yang berminat dalam hal pengembangan produk furniture rotan di pasar Jepang, silakan simak seluk beluknya berikut ini.
Berdasarkan pengamatan Asosiasi Furniture di Jepang beberapa hal yang perlu dilakukan dalam meningkatkan dan pangsa furniture rotan di Jepang adalah:
1. Pengembangan produk rotan yang dapat menarik/mendorong konsumen untuk membeli.
2. Mengembangkan produk dengan pendekatan segmen kelompok umur konsumen.
3. Komitmen yang kuat dari produsen yang konsisten untuk mengembangkan produk baru dengan memanfaatkan keunikan dari rotan itu sendiri seperti mempertimbangkan mobility, disain, keunikan dll
4. Dikarenakan produk rotan identik dengan musim panas/nusim semi maka disarankan untuk membuat bantalan/alas duduk dengan corak yang berbeda di kedua bagian sisinya sehingga multi fungsi. Pada musim panas/semi corak bantal/alas duduk yang dipakai adalah corak kembang sedangkan pada musim gugur/dingin adalah corak bergaris horizontal atau vertikal.
Penurunan ekspor produk ke pasar Jepang berkaitan dengan belum pulihnya ekonomi Jepang pascakrisis ekonomi yang melanda semua negara tetapi permintaan meningkat seiring dengan pembangunan perumahan, kantor, caf� dan sarana hiburan lainnya semakin meningkat. Hal penting yang harus diperhatikan adalah harga produk yang cenderung semakin bersaing. Akhir-akhir ini banyak permintaan furniture beralih ke produk furniture rotan artificial atau synthetic rattan yang berbahan baku polyethylene.
Jenis furniture rotan yang diimpor oleh Jepang dapat dikategorikan dalam 2 (dua) bagian besar yaitu furniture yang harga produknya menengah kebawah serta yang harga produknya menengah keatas. Umumnya produk dengan harga menengah kebawah diimpor dari negara-negara seperti China, Taiwan dan negara ASEAN. Produk yang harganya menengah keatas berasal dari AS dan Eropa. China adalah negara yang paling banyak memasok furniture ke Jepang, yang berhasil menggeser Taiwan sebagai pemasok terbesar furniture dari besi (metal). Perubahan ini disebabkan adanya perubahan strategi Taiwan yang merealokasikan sebagian kegiatan produksinya ke China.
Kecenderungan impor per kategori yang perlu Anda ketahui:
1. Furniture rotan tempat duduk dibagi dalam 3 (tiga) jenis yaitu: sofa beds, lounge chairs dan kursi lainnya. Dari ketiga jenis tersebut, kursi �selain lounge chairs� merupakan furniture yang jumlahnya paling banyak diimpor oleh Jepang, menyusul sofa beds dan lounge chairs.
2. Sementara furniture seperti, storage furniture, accessory furniture, tables dan beds.
Walaupun Indonesia merupakan negara pemasok terbesar furniture rotan namun terdapat beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan oleh eksportir Indonesia yaitu :
1. Saat ini konsumen furniture rotan di Jepang cenderung mencari produk rotan yang �murah� dan lebih khusus penggunaannya hanya pada saat musim panas serta acara tertentu.
2. Apabila hal ini berlanjut akan sangat sulit untuk mempertahankan pangsa furniture rotan di Jepang dan kemungkinan impornya akan terus menurun.
3. Belum pulihnya ekonomi Jepang secara total membuat permintaan akan furniture rotan beralih ke produk rotan artificial. (Kemendag/*AP)
'Agar Sukses Ekspor Produk Rotan ke Jepang':
Artikel Bisnis Lainnya
- Meracik Laba dari Salad Buah Masyarakat saat ini berusaha mengkonsumsi makanan sehat harus menjadi kebiasaaan agar kesehatan badan terjaga. Hal itu dilakukan dengan memilih makanan alami dan dalam kondisi segar, tanpa bahan pengawet. Salah satu makanan sehat yang aman dikonsumsi adalah salad, baik salad sayuran atau ... Artikel Bisnis
- Yuk Buka Warung TendaKebutuhan akan makan dan minum tidak akan pernah berhenti karena merupakan kebutuhan utama manusia selama hidupnya. Dengan berbagai kesibukan, sebagian orang tidak lagi sempat untuk memasak di rumahnya masing-masing. Dengan demikian kehadiran warung tenda menjadi penting. Warung ... Artikel Bisnis
- 5 Kesalahan Fatal Akunting Bagi Bisnis AndaMenjalankan bisnis berarti si pemilik akan dipaksa untuk melakukan beberapa peran sekaligus. Tanggung jawab yang mereka pikul juga bervariasi dan bisa menuntut dalam waktu yang bersamaan. Pemilik bisnis kecil sering merasa tak berdaya karena harus mengurus pembukuan sendiri dan ini sangat ... Artikel Bisnis
- Kiat Agar Bisnis Anda DinamisIde dan cara pemikiran yang usang akan lambat laun atau cepat menenggelamkan sebuah perusahaan. Kegagalan untuk beradaptasi dan berubah dalam iklim bisnis yang dinamis bisa membenamkan bisnis Anda dalam sekejap mata. Berikut adalah 3 kiat bagi entrepreneur agar usaha mereka tetap dapat ... Artikel Bisnis
- 4 Langkah Jadi Investor Cerdas Tidak sedikit orang yang merasa ragu menginvestasikan uang mereka selain ke dalam tabungan dan asuransi, karena khawatir akan merugi. Padahal, dengan sejumlah langkah yang tepat, Anda bisa meraih sukses dalam berinvestasi. Ali Velshi, penulis buku "Gimme My Money Back: ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online

