Entrepreneur Bisa Bahagia atau Kaya, Tapi Tidak Keduanya

Entrepreneur Bisa Bahagia atau Kaya, Tapi Tidak Keduanya

Kamis, 19 Juli 2012 - 09:47:16 WIB
artikel-bisnis Entrepreneur Bisa Bahagia atau Kaya, Tapi Tidak Keduanya
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 393 kali


 
Umumnya entrepreneur yang kita jumpai tertarik berbisnis karena dua hal: passion yang begitu besar pada suatu bidang pekerjaan dan keinginan untuk lebih mandiri secara finansial. Yang kedua lebih banyak kita jumpai di kenyataan.
 
Meski demikian, masih ada sebagian entrepreneur yang percaya bahwa kebahagiaan hidup bisa dicapainya saat melakukan apa yang mereka sukai dan bekerja keras demi impian yang mereka miliki dalam benak.
 
Jeff Haden dalam sebuah artikel di laman Inc.com mengemukakan sebuah pernyataan yang menarik untuk dicermati dan direnungkan: "Entrepreneur Bisa Bahagia atau Kaya, Tapi Tidak Keduanya".
 
Menurut Haden, sebuah ambisi untuk meraih kekayaan dan berbahagia dengan melakukan pekerjaan yang sesuai passion perlu sebuah pendekatan yang tepat dan cerdas. Dan sering, untuk meraihnya diperlukan kepekaan si entrepreneur yang bersangkutan untuk mengetahui apa yang sesungguhnya ia inginkan dalam kehidupannya. Kedua aspek ini (kebahagiaan dan kekayaan) dapat diibaratkan dua ujung bertolak belakang dalam sebuah spektrum atau skala timbangan. Nah, entrepreneur perlu memilih skala yang sesuai dengan keinginannya. Penentu kesuksesan itu pada dasarnya terletak pada patokan yang ditentukan si entrepreneur. Apakah ia ingin lebih memilih bahagia atau lebih ingin memupuk kekayaan?
 
Contoh lain yang dikemukakan Haden ialah bagaimana kakeknya yang menyukai pekerjaan pertukangan kayu memulai dan menjalankan bisnis furnitur. Jika ia menginginkan lebih banyak kekayaan, ia harus lebih banyak habiskan waktu dan tenaga untuk melakukan pekerjaan lain yang tak berhubungan dengan pertukangan itu sendiri seperti mengurus toko, bertemu pembeli, mengatur keuangan, atau mendidik pegawai. Padahal ia merasa antusiasme dan kegembiraan serta kepuasan batin saat bekerja menyelesaikan perabotan itulah yang menjadi pondasinya memulai bisnis. Karenanya ia pun memutuskan untuk bisa bersikap bijak dengan menyeimbangkan keduanya. Ia bekerja di akhir minggu untuk membuat perabotan, yang merupakan passionnya sejak dulu, Sementara di hari kerja, ia habiskan waktu untuk pekerjaan lain yang tak berhubungan dengan passion tersebut.
 
Pilihan yang tersedia bagi Anda sebagai entrepreneur bisa disederhanakan menjadi:
a. melakukan apa yang Anda sukai dan menghasilkan uang lebih sedikit, atau
b. membesarkan bisnis dan melakukan apa yang Anda sukai lebih jarang.
 
Hanya sedikit entrepreneur yang mampu meraih keduanya. Kini, renungkan kembali alasan dan tujuan Anda terjun dalam dunia wirausaha. Setelah itu, tentukan definisi sukses bagi diri Anda.(*AP)

'Entrepreneur Bisa Bahagia atau Kaya, Tapi Tidak Keduanya':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Tujuh Tanda Anda Entrepreneur yang Berkomitmen Tinggi Aral dalam perjalanan seorang entrepreneurship menuju puncak sukses tak terhitung banyaknya. Bila Anda mengaku sebagai seorang entrepreneur tetapi memperlakukannya hanya sebagai pengisi waktu luang, bisa jadi Anda kurang memiliki komitmen yang  tinggi. Ukurlah kadar komitmen ... Artikel Bisnis

  • Tiga Jalan Mengumpulkan Modal Usaha Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal investasi awal, Modal kerja, dan modal operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung ... Artikel Bisnis

  • Bisnis sebagai Sarana Aktualisasi Diri Dalam buku berjudul “Peak: How Great Companies Get Their Mojo From Maslow” oleh  Chip Conley dikemukakan sejumlah gagasan menarik mengenai dunia bisnis dan bagaimana menghubungkannya dengan pengembangan kepribadian orang-orang yang terlibat di dalamnya. ... Artikel Bisnis

  • Bahaya Ketergantungan Kompetensi Merek dan Cara Mengatasinya   Pertama-tama mari kita bahas apa itu ketergantungan kompetensi. Ketergantungan semacam ini lazim ditemui dalam dunia bisnis. Misalnya, sebuah perusahaan sudah banyak dikenal sebagai sebuah perusahaan yang erat dengan merek pasta gigi dan tidak memiliki kompetensi di ... Artikel Bisnis

  • R Winardi, Raup Laba dari Budidaya Lavender Lavendel atau tenar sebagai lavender (Lavandula angustifolia) adalah tumbuhan dari suku lamiaceae yang memiliki 25-30 spesies. Selain dapat dijadikan sebagai tanaman hias, lavender juga bisa berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Lantaran memiliki fungsi ganda, banyak orang tertarik ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online



Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top