Jumat, 29 Juni 2012 - 10:53:13 WIB
Implementasi Cloud Computing dalam Bisnis UKM
Diposting oleh : septian - Dibaca: 432 kali
Para tim TI diyakini sudah banyak yang bersiap berlari menuju komputasi awan (cloud computing). Namun seperti yang telah diperlihatkan oleh sejarah, tidak semua implementasi cloud computing dapat memberi manfaat seperti yang diperkirakan.
Menurut IDC, 53% dari seluruh organisasi di Asia sudah menggunakan beberapa format dari cloud atau sudah mempelajari dan menguji coba inisiatif cloud. Bahkan tahun ini cloud computing akan lebih sering dibicarakan karena pertimbangan akan keamanan dan kehandalan semakin menguat.
Pondasi yang kuat masih merupakan dasar dari semua kesuksesan implementasi cloud. Jika diimplementasikan dengan tepat, cloud computing dapat memungkinkan pengguna enterprise untuk fokus terhadap hal-hal yang membedakan mereka dari yang lain dan memungkinkan bisnis mereka untuk tumbuh lebih cepat.
Berikut 5 kiat untuk memastikan bahwa implementasicloud yang direncanakan dapat membawa perusahaan Anda ke tingkatan yang lebih tinggi, menurut perusahaan TI NetApp, seperti yang dikutip dari detikInet :
1. Cloud dan virtualisasi
Virtualisasi merupakan langkah pertama menuju cloud. Jika infrastruktur Anda masih dalam format silo-silo tradisionil, beralihlah ke virtualisasi dulu. Dengan virtualisasi, implementasicloud akan dapat mengurangi setengah kebutuhan storage dan menghasilkan dua kali lipat utilisasi storage, dengan begitu meningkatkan penghematan atas hardware, tenaga listrik dan perawatan.
2. Kesempatan berinovasi
Dalam perjalanan Anda menuju cloud, luangkan waktu untuk mengeksplorasi inovasi teknologi storage yang dapat meningkatkan efisiensi lebih jauh. Arsitektur unified storage, deduplikasi atas data primer di lingkungan virtualisasi, thin provisioning, dan otomasi berbasis policy dapat membantu menciptakan pondasi cloud yang kuat.
3. Pastikan TI tetap berjalan 24 jam sehari
Kondisi bisnis saat ini menuntut infrastruktur yang berjalan non-stop dan cloud merupakan platform yang sempurna untuk mewujudkan hal itu. Untuk menjaga agar cloud Anda berjalan 24 jam terus menerus, Anda harus memastikan bahwa data dan aplikasi dapat dipindahkan secara dinamis ke seluruh lingkungan cloud.
Hal ini penting untuk melakukan failover secara instan dalam situasi disaster recovery, dan agar para administrator dapat melakukan maintenance tanpa gangguan. Lingkungan cloudyang sukses harus dapat memberikan fleksibilitas kepada para administrator untuk dapat menyeimbangkan beban kerja sebagaimana kebutuhan bisnis berubah.
4. Menyeimbangkan kecepatan dengan efisiensi
Persyaratan penting untuk bertransisi menuju cloud adalah memiliki kemampuan untuk berpindah dari sekedar optimalisasi infrastruktur menuju optimalisasi layanan. Virtualisasi server memungkinkan provisioning dan pengerahan kemampuan baru yang cepat agar perusahaan dapat merespon, berinovasi dan melakukan penetrasi pasar secara lebih cepat.
Untuk dapat mewujudkan hal ini sepenuhnya, pastikan lingkungan cloud Anda yang baru dapat dengan efisien ditingkatkan kemampuannya di seluruh penjuru infrastruktur, sehingga pada akhirnya nanti Anda tidak akan menambah kompleksitas pada lingkungan cloud.
Pengadopsi awal cloud telah menyadari bahwa caranya adalah dengan menerapkan unified architecture, karena dapat memberikan fleksibilitas yang elastis dan perpindahan data yang transparan untuk mendukung layanan secara non-stop dan otomatisasi layanan.
5. Fokus terhadap inovasi, bukan maintenance
Cloud computing memberikan kemampuan kepada TI untuk mentransformasi perusahaan dari organisasi yang fokus terhadap maintenance menjadi organisasi yang berinovasi. Lingkungancloud memungkinkan TI untuk mengimplementasikan layanan lebih cepat, mengotomasi banyak rutinitas maintenance dan bahkan menghadirkan self-service untuk para pengguna, dengan begitu dapat meluangkan waktu bagi administrator TI untuk tugas-tugas yang lebih strategis.
Pada intinya, dengan berinvestasi pada cloud computing dan konvergensi data center, perusahaan dikatakan dapat mengurangi keseluruhan biaya TI, sekaligus mencapai fleksibilitas dan efisiensi yang lebih tinggi.
Sementara perusahaan yang lebih dulu menerapkan secara efektif berbagai tuntutan akancloud computing dibandingkan pesaingnya, dipercaya akan mendapatkan keunggulan daya saing TI untuk beberapa tahun ke depan.
Diposting oleh : septian - Dibaca: 432 kali
Para tim TI diyakini sudah banyak yang bersiap berlari menuju komputasi awan (cloud computing). Namun seperti yang telah diperlihatkan oleh sejarah, tidak semua implementasi cloud computing dapat memberi manfaat seperti yang diperkirakan.
Menurut IDC, 53% dari seluruh organisasi di Asia sudah menggunakan beberapa format dari cloud atau sudah mempelajari dan menguji coba inisiatif cloud. Bahkan tahun ini cloud computing akan lebih sering dibicarakan karena pertimbangan akan keamanan dan kehandalan semakin menguat.
Pondasi yang kuat masih merupakan dasar dari semua kesuksesan implementasi cloud. Jika diimplementasikan dengan tepat, cloud computing dapat memungkinkan pengguna enterprise untuk fokus terhadap hal-hal yang membedakan mereka dari yang lain dan memungkinkan bisnis mereka untuk tumbuh lebih cepat.
Berikut 5 kiat untuk memastikan bahwa implementasicloud yang direncanakan dapat membawa perusahaan Anda ke tingkatan yang lebih tinggi, menurut perusahaan TI NetApp, seperti yang dikutip dari detikInet :
1. Cloud dan virtualisasi
Virtualisasi merupakan langkah pertama menuju cloud. Jika infrastruktur Anda masih dalam format silo-silo tradisionil, beralihlah ke virtualisasi dulu. Dengan virtualisasi, implementasicloud akan dapat mengurangi setengah kebutuhan storage dan menghasilkan dua kali lipat utilisasi storage, dengan begitu meningkatkan penghematan atas hardware, tenaga listrik dan perawatan.
2. Kesempatan berinovasi
Dalam perjalanan Anda menuju cloud, luangkan waktu untuk mengeksplorasi inovasi teknologi storage yang dapat meningkatkan efisiensi lebih jauh. Arsitektur unified storage, deduplikasi atas data primer di lingkungan virtualisasi, thin provisioning, dan otomasi berbasis policy dapat membantu menciptakan pondasi cloud yang kuat.
3. Pastikan TI tetap berjalan 24 jam sehari
Kondisi bisnis saat ini menuntut infrastruktur yang berjalan non-stop dan cloud merupakan platform yang sempurna untuk mewujudkan hal itu. Untuk menjaga agar cloud Anda berjalan 24 jam terus menerus, Anda harus memastikan bahwa data dan aplikasi dapat dipindahkan secara dinamis ke seluruh lingkungan cloud.
Hal ini penting untuk melakukan failover secara instan dalam situasi disaster recovery, dan agar para administrator dapat melakukan maintenance tanpa gangguan. Lingkungan cloudyang sukses harus dapat memberikan fleksibilitas kepada para administrator untuk dapat menyeimbangkan beban kerja sebagaimana kebutuhan bisnis berubah.
4. Menyeimbangkan kecepatan dengan efisiensi
Persyaratan penting untuk bertransisi menuju cloud adalah memiliki kemampuan untuk berpindah dari sekedar optimalisasi infrastruktur menuju optimalisasi layanan. Virtualisasi server memungkinkan provisioning dan pengerahan kemampuan baru yang cepat agar perusahaan dapat merespon, berinovasi dan melakukan penetrasi pasar secara lebih cepat.
Untuk dapat mewujudkan hal ini sepenuhnya, pastikan lingkungan cloud Anda yang baru dapat dengan efisien ditingkatkan kemampuannya di seluruh penjuru infrastruktur, sehingga pada akhirnya nanti Anda tidak akan menambah kompleksitas pada lingkungan cloud.
Pengadopsi awal cloud telah menyadari bahwa caranya adalah dengan menerapkan unified architecture, karena dapat memberikan fleksibilitas yang elastis dan perpindahan data yang transparan untuk mendukung layanan secara non-stop dan otomatisasi layanan.
5. Fokus terhadap inovasi, bukan maintenance
Cloud computing memberikan kemampuan kepada TI untuk mentransformasi perusahaan dari organisasi yang fokus terhadap maintenance menjadi organisasi yang berinovasi. Lingkungancloud memungkinkan TI untuk mengimplementasikan layanan lebih cepat, mengotomasi banyak rutinitas maintenance dan bahkan menghadirkan self-service untuk para pengguna, dengan begitu dapat meluangkan waktu bagi administrator TI untuk tugas-tugas yang lebih strategis.
Pada intinya, dengan berinvestasi pada cloud computing dan konvergensi data center, perusahaan dikatakan dapat mengurangi keseluruhan biaya TI, sekaligus mencapai fleksibilitas dan efisiensi yang lebih tinggi.
Sementara perusahaan yang lebih dulu menerapkan secara efektif berbagai tuntutan akancloud computing dibandingkan pesaingnya, dipercaya akan mendapatkan keunggulan daya saing TI untuk beberapa tahun ke depan.
'Implementasi Cloud Computing dalam Bisnis UKM':
Artikel Bisnis Lainnya
- Amankan Data Anda di Dunia MayaSeorang pemilik sebuah usaha kecil mencurahkan darah, keringat, bahkan mungkin air mata untuk membangun usaha mereka. Bagi sebagian, mereka sudah menjalani impian yang hadir dengan pengorbanan itu. Namun, berapa yang pernah berhenti dan berpikir tentang kenyataan yang lebih mengerikan dari ... Artikel Bisnis
- 5 Roh Dalam Pengembangan BisnisBisnis yang sudah Anda bangun perlu terus dikembangkan, dengan menumbuhkan prospek usaha dan menaikkan profit. Prijono Nugroho, mentor ActionCoach, seperti disebutkan Kompas.com mengatakan terdapat lima nadi untuk menumbuh kembangkan profit bisnis Anda. 1. Jumlah prospek Anda perlu menjalankan ... Artikel Bisnis
- Belajar Inovasi dari 3MPerusahaan 3M yang salah satu pendirinya adalah Francis memiliki serangkaian aturan unik untuk menggenjot kinovasi dalam jajaran stafnya. Jangan bunuh sebuah proyek Jika sebuah ide tidak bisa berkembang dalam perusahaan, seorang staf bisa memberikan 15% waktunya untuk membuktikan bahwa ide itu ... Artikel Bisnis
- Cara Lain Berpikir KreatifDalam situasi pasar yang kompetitif, inovasi mendapat kedudukan yang terhormat. Agar dapat bertahan dan menang, perusahaan mengandalkan inovasi, yang dapat berupa inovasi produk, inovasi layanan, inovasi sistem, dan berbagai inovasi lainnya. Terkadang inovasi memang membutuhkan teknologi yang ... Artikel Bisnis
- Belajar Pendelegasian Tugas dari Bos Virgin AirlinePendelegasian ialah ketrampilan pertama yang seorang entrepreneur disarankan untuk miliki. Karena dengan memiliki ketrampilan pendelegasian yang baik, seorang entrepreneur bisa membedakan dirinya dari mereka yang bekerja di tataran teknis. Entrepreneur lebih dari sekadar pekerja teknis, ia juga ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
