Sri Lestari, Berjaya Berkat Bisnis Kuliner

Sri Lestari, Berjaya Berkat Bisnis Kuliner

Kamis, 05 Juli 2012 - 09:42:47 WIB
artikel-bisnis Sri Lestari, Berjaya Berkat Bisnis Kuliner
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 475 kali

Sebagai istri pegawai negeri sipil (PNS) dengan gaji yang dirasa tak bisa memenuhi kebutuhan yang semakin besar, membuat Sri Lestari, harus memutar otak untuk mencari tambahan penghasilan.

bakso_tahuPerempuan tiga anak itu pun mencoba bisnis pakaian, kelontong, dan beberapa usaha lain. Namun usaha itu tidak berjalan seperti yang diharapkan alias gagal. Ia jatuh bangun dalam membangun usaha. Dan, itu tak membuatnya patah arang.

Hingga akhirnya, istri Pudjianto itu mendapati ada menu tahu bakso yang belum pernah ditemuinya sebelumnya, pada suatu acara. Perempuan berjilbab yang hobi memasak itu lalu mencoba membuat penganan itu sendiri. Secercah harapan muncul. Penganan berbahan tahu dan bakso buatannya disukai.

"Awalnya kami hanya menjual di kalangan teman-teman PKK, atau Dharma Wanita. Lama kelamaan pesanan mengalir, akhirnya kami putuskan setiap hari membuat tahu bakso,’’ kata Sri Lestari, yang akrab disapa Bu Pudji, pemilik Toko Tahu Baxo Bu Pudji yang mulai dibuka pada 1996 itu.

Dia mengatakan, awalnya ia hanya memproduksi antara 100-150 biji. Usaha itu terus berkembang hingga pada 2002 ia mampu memproduksi hingga 1.500 biji. Kini, rata-rata ia menghasilkan sebanyak 10 ribu buah per hari. Bahkan, saat liburan hari raya Lebaran dan akhir pekan mencapai 15 ribu tahu per hari. Omzetnya mencapai ratusan juta per hari.

Meski pesanan cukup banyak ia tetap memperhatikan kualitas bahan baku dan pembuatannya dengan memenuhi standar kesehatan. ”Kami tidak menggunakan bahan pengawet, seperti formalin. Bahkan dalam prosesnya, peralatan maupun pengolahan selalu higienis. Makanya, tahu kami hanya dapat bertahan dua hari saja, kecuali dimasukkan ke lemari es,’’ ujarnya.

Dengan munculnya pesaing baru yang mencapai sekitar 20 usaha, ia mengaku bersyukur. Sebab, usaha tersebut mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. "Untuk bahan baku tahu, sejak awal kami menggunakan kedelai impor yang kualitasnya memang bagus dibanding kedelai local. Untuk dagingnya, kami memilih yang berkualitas,’’ tandasnya.

Bisnis usaha yang dibantu sekitar 70 karyawan itu kini berkembang pesat. Selain membuka outlet di Jalan Letjend Suprapto 24 Ungaran, ia juga membuka outlet di Jalan Jenderal Sudirman 156, Langensari atau depan Stadion Wujil, Ungaran.

Untuk satu bungkus tahu bakso goreng berisi 10 biji, ia mematok harga Rp 20 ribu, sedangkan tahu bakso basah yang belum digoreng Rp 18 ribu. Selain tahu bakso, warga Jalan Kutilang 56 Kecamatan Ungaran TImur, itu juga membuat menu lain untuk memanjakan konsumen yang berkunjung ke outletnya.

Bisnis kuliner makanan berbentuk kotak segi empat, di dalamnya ditanam bakso yang gurih, dan semakin enak bila dinikmati dengan cabe rawit hijau itu, tak hanya dinikmati oleh Sri Lestari. (*/Suara Merdeka)
'Sri Lestari, Berjaya Berkat Bisnis Kuliner ':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Rumah Sekaligus Tempat Usaha Memiliki tempat usaha di rumah sudah menjadi hal lazim. Alasannya, selain harga menyewa toko relatif mahal, budget yang dikeluarkan pun pasti besar. Tak heran, sejumlah orang memilih menjadikan hunian mereka sebagai tempat usaha ketimbang harus menyewa tempat baru. Memiliki tempat usaha di ... Artikel Bisnis

  • Industri Pakan Ternak Keluhkan Pasokan Jagung Industri pakan ternak kesulitan pasokan jagung tetapi Kementerian Pertanian belum memberikan surat persetujuan pemasukan (SPP) impor komoditas tersebut. Padahal, kebutuhan jagung untuk bahan baku pakan ternak menjelang puasa dan lebaran naik 25%-30%. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Pakan ... Artikel Bisnis

  • Keterbatasan Fisik Tak Menghalangi Jadi Pengusaha Memiliki keterbatasan fisik bukan untuk diratapi. Dengan semangat dan kerja keras, orang cacat pun bisa meraih sukses, bahkan melampaui pencapaian orang dengan fisik yang normal. Anasril, warga Nagari Bonjol, Kabupaten Pasaman yang mengalami cacat pada kaki bagian kanan sudah ... Artikel Bisnis

  • Bosan Jadi Konsultan IT, Syam Beralih Dagang Pakaian Renang Dengan modal pas-pasan, Helsusandra Syam nekat membuang kariernya sebagai konsultan IT untuk meraih impiannya, menjadi seorang entrepreneur. Saat ini Syam, panggilan akrabnya, bersama sang istri telah sukses membesarkan bisnis pakaian renang muslim mereka dengan bendera ... Artikel Bisnis

  • Fifi Lutfia, Sang Juragan Tas Kulit Fifi Lutfia sudah menekuni usaha kerajinan tas kulit binatang sejak tujuh tahun lalu. Bendera usahanya Fifi Collection. Sebelum terjun ke bisnis ini, dia sempat menjajal bisnis baju muslim dari tahun 1980 hingga 1995. Fifi boleh dibilang menjadi wirausaha karena kepepet keadaan. Suaminya ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online



Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top