Tujuh Tanda Anda Entrepreneur yang Berkomitmen Tinggi

Tujuh Tanda Anda Entrepreneur yang Berkomitmen Tinggi

Kamis, 19 Juli 2012 - 09:46:52 WIB
artikel-bisnis Tujuh Tanda Anda Entrepreneur yang Berkomitmen Tinggi
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 444 kali


Aral dalam perjalanan seorang entrepreneurship menuju puncak sukses tak terhitung banyaknya. Bila Anda mengaku sebagai seorang entrepreneur tetapi memperlakukannya hanya sebagai pengisi waktu luang, bisa jadi Anda kurang memiliki komitmen yang  tinggi. Ukurlah kadar komitmen Anda pada bisnis dengan mengecek kembali  sejumlah indikator penting berikut ini dalam diri Anda:


  1. Anda secara aktif mencari kepemimpinan dan tanggung jawab. Banyak orang membutuhkan kenyamanan menjadi pengikut, daripada menjadi pemimpin di depan. Saat muncul masalah, akan lebih mudah bagi Anda untuk menyalahkan orang lain. Sebagai entrepreneur, janji yang dibuat oleh orang lain atas nama Anda adalah juga beban Anda. Anda harus siap menerima
  2. Anda menunjukkan ambisi yang tak kenal lelah. Entrepreneur sukses umumnya memiliki ambisi yang tinggi dan kepercayaan diri yang melimpah terhadap kemampuan diri mereka. Mereka memiliki banyak ide, sebagian di antaranya mampu diwujudkan menjadi bisnis yang nyata. Kegagalan dianggap sebagai pelaung belajar, sehingga tidak ada penghakiman jika ide pertama tak berhasil seperti yang direncanakan.
  3. Anda terbuka menerima masukan demi kemajuan bisnis.Sebagaimana banyak dialami oleh entrepreneur sukses, Anda memerlukan bantuan orang lain. Jika jiwa Anda hanya membutuhkan masukan positif dan pemasukan yang stabil dari waktu ke waktu, mungkin Anda kurang sesuai untuk menjadi entrepreneur. Entrepreneur perlu memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi kritikan sepedas apapun dan mereka bermental anti kemapanan.
  4. Kehidupan sosial Anda bukan prioritas utama. Jika Anda merasa tak mampu menjernihkan pikiran dari bebank pekerjaan di malam hari, itulah komitmen seorang entrepreneur. Hubungan sosial penting dan Anda memang perlu meninggalkan pikiran tentang pekerjaan sesekali. Namun prioritas sosial sebaiknya tak menduduki peringkat pertama jika Anda memang memiliiki komitmen tinggi terhadap pekerjaan Anda.
  5. Anda merasa nyaman dengan jam kerja yang tak teratur. Sebagian orang membutuhkan jadwal kerja yang teratur, karena menginginkan adanya waktu untuk keluarga atau demi ketenangan pikiran. Entrepreneur perlu memahami pentingnya fleksibilitas jam kerja dan berpikir bahwa ia tak akan bisa bekerja dari jam 9 hingga 5 sore layaknya karyawan. Jika Anda merasa jengkel dengan jadwal kerja yang tak bisa diduga, komitmen Anda patut dipertanyakan.
  6. Liburan hanyalah sebuah jeda. Sebagian besar entrepreneur sukses mungkin lupa kapan terakhir kali mereka berlibur dalam arti yang sebenarnya. Karena bahkan saat berlibur pun, ada kemungkinan mereka harus membawa pekerjaan. Mungkin ini kurang sehat bagi banyak orang, tetapi hal itu menunjukkan tingginya komitmen Anda pada pekerjaan. Jika Anda ingin benar-benar berlibur tanpa sekalipun bisa dihubungi jika terjadi kepentingan bisnis yang mendesak, mungkin Anda lebih tepat menjadi seorang pegawai yang berlibur dengan uang saku.
  7. Anda belum pernah berpikir untuk pensiun dini. Banyak orang terjun dalam dunia wirausaha dengan tujuan dapat pensiun dini karena kaya raya dengan lebih cepat. Entrepreneur yang berkomitmen lebih tinggi lebih sedikit yang berpikir ingin pensiun dini dan bahkan mereka terus terpacu untuk bekerja di masa senja. Mereka menikmati pekerjaan, bukan menganggapnya sebagai beban.
Berkomitmen ialah isu yang serius bahkan sebelum Anda memulai terjun berbisnis. Dan Anda jangan sampai meremehkan karena inilah pondasi tak kasat mata yang melandasi kegiatan bisnis Anda seterusnya. (*AP)
 
Sumber gambar: Betterbusinessgrowthfaster.com

'Tujuh Tanda Anda Entrepreneur yang Berkomitmen Tinggi':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Tiga Jalan Mengumpulkan Modal Usaha Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal investasi awal, Modal kerja, dan modal operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung ... Artikel Bisnis

  • Bisnis sebagai Sarana Aktualisasi Diri Dalam buku berjudul “Peak: How Great Companies Get Their Mojo From Maslow” oleh  Chip Conley dikemukakan sejumlah gagasan menarik mengenai dunia bisnis dan bagaimana menghubungkannya dengan pengembangan kepribadian orang-orang yang terlibat di dalamnya. ... Artikel Bisnis

  • Bahaya Ketergantungan Kompetensi Merek dan Cara Mengatasinya   Pertama-tama mari kita bahas apa itu ketergantungan kompetensi. Ketergantungan semacam ini lazim ditemui dalam dunia bisnis. Misalnya, sebuah perusahaan sudah banyak dikenal sebagai sebuah perusahaan yang erat dengan merek pasta gigi dan tidak memiliki kompetensi di ... Artikel Bisnis

  • R Winardi, Raup Laba dari Budidaya Lavender Lavendel atau tenar sebagai lavender (Lavandula angustifolia) adalah tumbuhan dari suku lamiaceae yang memiliki 25-30 spesies. Selain dapat dijadikan sebagai tanaman hias, lavender juga bisa berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Lantaran memiliki fungsi ganda, banyak orang tertarik ... Artikel Bisnis

  • Jenis Bisnis yang Perlu Dihindari Tahun IniUmumnya setengah dari jumlah startup yang ada mengalami kegagalan dalam lima tahun terakhir ini tetapi Anda mungkin bisa meningkatkan peluang sukses dengan menyingkirkan beberapa jenis bisnis berikut ini yang dilansir dari IBISWorld yang berpusat di Los ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online



Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top